TANJUNG REDEB – Lomba Perahu Panjang Tradisional di Kabupaten Berau menjadi salah satu acara yang paling ditunggu masyarakat. Ini karena lomba tersebut hanya digelar saat HUT Kabupaten Berau. Menariknya, di tahun 2025 ini, perlombaan yang dilaksanakan pada Rabu (29/10/2025) siang hingga sore itu, memanfaatkan teknologi yang digemari saat ini yakni dengan live streaming.
Layar lebar yang disediakan di salah satu titik d sepanjang Tepian Teratai, menjadi pusat berkumpulnya masyarakat. Tak hanya dari Kecamatan Tanjung Redeb, masing-masing pendukung dari keenam tim perahu panjang yang bertanding juga ikut turun menyaksikan perlombaan ini.
Total 20 perahu yang ikut bertanding dengan enam kali race atau balapan. Di babak akhir, masyarakat tumpah ruah di sepanjang Tepian Teratai agar dapat menyaksikan secara langsung para pendayung lokal berebut posisi juara.
Tak hanya melalui layar lebar, sosial media seperti TikTok, YouTube hingga Facebook pun dibanjiri live streaming pertandingan ini.
Tak ayal, penonton yang menyaksikan bukan hanya dari lokal saja, melainkan daerah lain di Kaltim, hingga Sulawesi dan yang lainnya. Dukungan juga terus mengalir dari penonton, untuk memberikan support masing-masing jagoannya.
Tia, salah satu warga yang ditemui di lokasi pertandingan menyebut jika dirinya baru pertama kali menonton perlombaan perahu panjang ini. Dengan adanya siaran langsung yang disiapkan panitia, sangat membantu masyarakat untuk bisa menyaksikan pertandingan dari dekat.
“Bagus ya, apalagi kalau disiapkan layak lebarnya di beberapa titik sehingga penonton tidak fokus menumpuk di satu tempat saja. Apalagi tepian Teratai ini juga jalurnya panjang,” ujarnya.
Dengan pemanfaatan siaran langsung itu pula, tradisi lomba perahu panjang tradisional juga semakin dikenal hingga keluar Berau. Ini yang nantinya diharapkan akan bisa menarik wisatawan berkunjung ke Berau untuk melihat langsung perlombaan itu.(adv/ard)













