PULAU DERAWAN – Kepulauan Derawan kembali mendapat sorotan sebagai salah satu aset wisata terbesar Kalimantan Timur. Namun di balik potensi besarnya, pengembangan kawasan ini ditegaskan tidak boleh hanya berorientasi pada kunjungan wisatawan, melainkan juga harus sejalan dengan upaya menjaga kelestarian alam dan keberlanjutan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat meninjau sejumlah destinasi unggulan di Kepulauan Derawan bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis, Kamis (2/7/2026).
Dalam kunjungannya, Seno meninjau beberapa destinasi utama seperti Pulau Kakaban, Pulau Sangalaki, hingga Gusung Sanggalau.
Menurutnya, Derawan memiliki kekuatan besar untuk naik kelas menjadi destinasi wisata dunia. Namun keberhasilan itu hanya bisa dicapai jika pengembangan wisata dibarengi komitmen kuat terhadap konservasi.
“Wisata Kepulauan Derawan ini sangat menarik. Bukan hanya keindahan pulaunya, tetapi ekosistem laut dan habitat satwa seperti penyu juga harus dijaga dan dilestarikan,” tegasnya.
Seno menekankan, pelestarian kawasan laut menjadi kunci utama. Keindahan alam bawah laut, keberadaan penyu, hingga ekosistem unik seperti danau ubur-ubur di Kakaban merupakan kekayaan yang tak tergantikan.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Kaltim memastikan pengembangan pariwisata di kawasan ini akan diarahkan pada konsep berkelanjutan menggabungkan promosi wisata, pembangunan infrastruktur, dan perlindungan lingkungan secara bersamaan.
“Kita ingin Derawan berkembang menjadi destinasi terkemuka dunia, tetapi konservasi tetap harus menjadi prioritas,” katanya.
Selain isu lingkungan, Seno juga menyoroti pentingnya manfaat ekonomi dari sektor pariwisata agar benar-benar dirasakan masyarakat dan daerah.
Meski pengelolaan kawasan wisata kepulauan berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi, ia menilai Kabupaten Berau juga harus memperoleh manfaat nyata melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal ini dinilai penting agar geliat pariwisata tidak hanya ramai di angka kunjungan, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kita ingin pengembangan wisata ini memberi dampak ke banyak sektor, mulai dari ekonomi, transportasi, perdagangan, hingga kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyambut positif komitmen Pemprov Kaltim terhadap pengembangan Kepulauan Derawan.
Menurutnya, perhatian pemerintah provinsi menjadi dorongan besar bagi Berau untuk terus memperkuat sektor wisata sebagai sumber ekonomi masa depan.
Gamalis menilai Kepulauan Derawan memiliki potensi lebih dari sekadar wisata pantai. Kawasan ini juga menyimpan kekuatan besar di sektor wisata edukasi berbasis konservasi.
“Wisatawan tidak hanya menikmati pantai, tetapi juga bisa mendapatkan pengalaman edukasi tentang biota laut dan konservasi,” ujarnya.
Ia berharap pengembangan wisata di Derawan ke depan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Dengan potensi besar yang dimiliki, Kepulauan Derawan kini tidak hanya dipandang sebagai surga wisata Kalimantan Timur, tetapi juga sebagai kawasan strategis yang dapat menjadi wajah pariwisata Indonesia di mata dunia.(Akm)













