Follow kami di google berita

Perluas Area Tanam dengan Berdayakan Lahan Tidur

Perluas Area Tanam dengan Berdayakan Lahan Tidur

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau masih memiliki banyak lahan tidur yang bisa diberdayakan untuk sektor pertanian. Untuk itu, Pemkab Berau akan memperluas areal tanam khususnya tanaman padi, agar tujuan menjadi lumbung pangan bisa terealisasi.

“Sejumlah wilayah seperti Labanan, Kampung Buyung-Buyung, Merancang Ilir, Merancang Ulu, dan beberapa kampung lain, telah menunjukkan kontribusi nyata sebagai penghasil gabah kering. Bahkan, produksinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini harus lebih dimaksimalkan,” ujar Bupati Berau Sri Juniarsih beberapa waktu lalu.

Apalagi kebutuhan beras di daerah untuk Berau sendiri sejatinya sudah mencukupi. Salah satu contohnya Kampung Buyung-Buyung, yang memiliki potensi pertanian sawah hingga 1.000 hektare.

“Saat ini, sekitar 500 hektare lebih sudah tergarap, dengan rata-rata produksi mencapai 4,5 hingga 5 ton per hektare,” tambahnya.

Ia menambahkan, pemerintah mendorong setiap kampung untuk terus mengembangkan pertanian, termasuk melalui pembenahan infrastruktur jalan usaha tani dan pembangunan irigasi.

“Ke depan, pengelolaan pertanian di Berau saya harap dapat bertransformasi menjadi sistem agribisnis, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Buyung-Buyung, Andi Muhammad Arpan, mengungkapkan bahwa kampungnya memiliki lahan pertanian seluas 600 hektare, dengan 387 hektare diantaranya saat ini digarap. Namun, persoalan irigasi masih menjadi kendala utama.

“Tahun ini rata-rata hasil panen mencapai 4,1 ton per hektare. Gabah kering yang sudah terserap Bulog sekitar 401 ton,” ujarnya.

Dengan potensi yang besar, Andi berharap dukungan lebih agar target penanaman tiga kali setahun bisa tercapai, baik dari sisi luas lahan maupun produktivitas. (Adv/fan)

Bagikan

Subscribe to Our Channel