Follow kami di google berita

Kurangi Potensi Konflik Teknologi dan Sistem Basis Data Terpadu

Kurangi Potensi Konflik Teknologi dan Sistem Basis Data Terpadu

TANJUNG REDEB – Potensi konflik sosial dalam permasalahan lahan di Kabupaten Berau masih sering terjadi. Sehingga dibutuhkan inovasi dalam penyelesaian hal ini. Adalah Si Peta Berau singkatan dari Strategi Percepatan Pengadaan Tanah Skala Kecil untuk Kepentingan Pembangunan di Kabupaten Berau.

Melalui pendekatan partisipatif dan transparan, Si Peta Berau diharapkan mampu mengatasi berbagai hambatan dalam proses pengadaan tanah, dengan mendorong kolaborasi lintas sektor, penggunaan teknologi dan sistem basis data terpadu, serta mekanisme yang jelas sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.

Program ini membawa sejumlah manfaat strategis, antara lain: mempercepat proses pembangunan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, mengurangi potensi konflik sosial, menghindarkan dari risiko hukum dan kerugian negara, mencegah maladministrasi, meningkatkan kinerja pelayanan pertanahan, serta mengintegrasikan data aset pemerintah ke dalam sistem perizinan.

“Tanah memiliki peran vital dalam kehidupan masyarakat, dan konflik pertanahan masih menjadi persoalan yang kerap muncul. Oleh karena itu, Aksi Perubahan Si Peta Berau diharapkan mampu memperkuat kelembagaan multisektor, menerapkan sistem penguasaan tanah yang sistematis, memanfaatkan teknologi informasi secara optimal, serta menekan angka alih fungsi lahan dan sengketa pertanahan,” ucap Bupati Berau Sri Juniarsih.

Ia juga menyampaikan harapan agar Dinas Pertanahan Kabupaten Berau dapat terus konsisten dalam menjalankan program pertanahan ini, sehingga mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pembangunan yang berkeadilan di Bumi Batiwakkal.

Sebagai penutup, dari wilayah Ilir Kampung Biatan, program agraria telah dijalankan, Si Peta Berau telah diluncurkan – menuju pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Berau. (Adv/fan)

Bagikan

Subscribe to Our Channel