Follow kami di google berita

Serius Tuntaskan ODF, Pemkab Anggarkan Rp4,2 M untuk Program SPALD-S

Serius Tuntaskan ODF, Pemkab Anggarkan Rp4,2 M untuk Program SPALD-S

TANJUNG REDEB – Buang Air Besar (BAB) sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Berau. Untuk mencapai tujuan bebas ODF itu, Pemkab Berau pun mempersiapkan anggaran Rp4,2 miliar, untuk salah satu program yang dapat meminimalisir ODF.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) meluncurkan program pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) pada tahun 2025 ini.

Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung upaya Pemkab Berau dalam mencapai status bebas buang air besar (BAB) sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (AMPLP) DPUPR Berau, Decty Toge Manduli mengungkapkan, program ini menyasar 10 kampung dan kelurahan.

“Program ini menyasar 10 kampung dan kelurahan, dengan total anggaran sebesar Rp4,2 miliar untuk membangun 250 unit jamban sehat,” ungkap Decty.

Dikatakannya, setiap wilayah akan mendapatkan alokasi 25 unit jamban, yang pengelolaannya diserahkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat, sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat lokal.

Adapun 10 wilayah yang menjadi sasaran program SPALD-S tahun ini antara lain Kampung Balikukup, Batu Putih, Biatan Lempake, Buyung-buyung, Semurut, Talisayan, Sukan Tengah, serta Kelurahan Gayam, Sambaliung, dan Teluk Bayur. (Adv/fan)

Bagikan

Subscribe to Our Channel