TANJUNG REDEB – Perempuan di Kampung Sukan Tengah didorong mengambil peran lebih besar dalam pembangunan. Tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga di bidang ekonomi, sosial, hingga pengambilan keputusan di tingkat kampung.
Komitmen itu mengemuka dalam rapat advokasi pemberdayaan perempuan yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Berau bersama organisasi dan lembaga perempuan di Kampung Sukan Tengah.
Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin, menegaskan pemberdayaan perempuan tidak boleh berhenti sebatas kegiatan seremonial. Menurutnya, perempuan harus diberi ruang, kesempatan, dan kemampuan agar mampu berkontribusi di berbagai sektor.
“Perempuan memiliki potensi besar. Mereka harus berdaya di segala bidang,” tegasnya.
Ia mengatakan pemerintah kampung mendukung setiap program yang mampu meningkatkan kapasitas perempuan. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi perempuan dinilai penting agar lahir program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurut Bunyamin, ketika perempuan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan akses yang sama, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga keluarga hingga pembangunan kampung secara keseluruhan.
“Kalau perempuan maju, keluarga ikut kuat dan kampung juga akan berkembang. Karena itu kami siap mendukung program-program pemberdayaan yang berkelanjutan,” katanya.
Melalui rapat advokasi tersebut, pemerintah kampung berharap sinergi antara DPPKBP3A, organisasi perempuan, dan masyarakat semakin kuat sehingga perempuan di Kampung Sukan Tengah semakin aktif, mandiri, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan di berbagai bidang.(Akm)













