TANJUNG REDEB – Upaya menghadirkan layanan bus sekolah bagi pelajar di Kabupaten Berau terus didorong. Selain mengandalkan kemampuan anggaran daerah, Dinas Perhubungan (Dishub) Berau kini mulai membidik bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
Kepala Dinas Perhubungan Berau (Dishub), Rusnani Hefni, mengatakan pengadaan bus sekolah menjadi bagian dari program prioritas daerah yang saat ini tengah diperjuangkan agar dapat direalisasikan dalam beberapa tahun mendatang.
Menurutnya, Dishub telah menyiapkan langkah awal dengan melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap program bantuan yang dimiliki Kementerian Perhubungan.
“Harapannya ada peluang bantuan bus sekolah yang bisa dialokasikan untuk Berau,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan satu sumber pembiayaan. Selain mengupayakan dukungan APBD, Pemkab Berau juga berusaha membuka peluang pendanaan dari pemerintah pusat agar kebutuhan transportasi pelajar dapat segera terpenuhi.
“Daerah tetap mengusulkan, tetapi kami juga mencoba menjajaki bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan,” katanya.
Rusnani menyebut strategi tersebut dilakukan agar anggaran daerah dapat tetap difokuskan pada program prioritas lainnya yang juga membutuhkan dukungan pembiayaan cukup besar.
Dengan adanya bantuan dari pusat, beban anggaran daerah dapat ditekan tanpa mengurangi target pelayanan kepada masyarakat, termasuk penyediaan sarana transportasi bagi pelajar.
“Kalau bisa mendapatkan bantuan dari kementerian tentu sangat membantu daerah,” jelasnya.
“Saat ini, proses pengadaan bus sekolah masih berada pada tahap perencanaan dan pengusulan,” sambung Rusnan.
Dishub Berau terus menyiapkan berbagai dokumen pendukung yang dibutuhkan agar peluang mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat semakin terbuka.
Jika terealisasi, keberadaan bus sekolah diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kemudahan akses transportasi bagi pelajar, terutama yang tinggal jauh dari pusat pendidikan. (Akm)













