Pemenuhan Air Bersih di Berau Diwujudkan Perlahan

A-News.id, Tanjung Redeb –Pemenuhan air bersih, selalu menjadi usulan prioritas Kecamatan Kelay di setiap musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tiap tahunnya. Aspirasi itu jadi atensi Perumda Air Minum Batiwakkal untuk diwujudkan.

Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman mengatakan, pemenuhan air bersih di Kecamatan Kelay telah dilaksanakan di Kampung Merasa dan Long Beliu tahun lalu. Kini, proyek pemenuhan kebutuhan dasar tersebut, tinggal tahap penyelesaian.

Tahun 2022, pemerintah kembali menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,9 miliar untuk penambahan sambungan rumah dan beberapa jaringan pipa di Kampung Long Beliu. Dan senilai Rp 1,6 miliar untuk Kampung Merasa.

Langkah itu menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui perusahaan pelat merah menjawab usulan masyarakat akan air bersih yang kerap dilontarkan saat musrenbang. Meski, pemenuhan tersebut dilakukan secara bertahap.

“Alhamdulillah kami selalu berkoordinasi dengan DPUPR Berau dan direspon dengan baik,” tuturnya, Kamis (2/3).

Lanjutnya, kedua paket penambahan sambungan rumah dan jaringan pipa tersebut rencananya akan disosialisasikan lebih lanjut tahun ini. Saipul meminta kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih untuk memberikan opsi kepada kedua kampung tersebut mengenai pengelolaan air bersih.

“Jadi, kampung-kampung juga diberikan opsi untuk mengelola sendiri. Nantinya, kami akan dampingi secara teknis, bagaimana mereka mengelolanya,” terangnya.

Sedangkan kampung yang belum terealisasi air bersih, diminta Saipul mengajukan surat tertulis ditujukan kepada bupati selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

“Seperti Kampung Sido Bangen ada usulan untuk peningkatan kembali. Tetapi, saya sampaikan ke camat, realisasi bergantung dengan KPM, yakni bupati. Apabila kami diperintahkan secara tertulis, baru kita wujudkan,” imbuhnya.

Sementara, Camat Kelay, Toris menuturkan, beberapa kampung di Kecamatan Kelay bergantung pada pengisian air profil, hujan dan sungai sebagai sumber pemenuhan air bersih.

“Untuk wilayah hulu, belum ada fasilitas air bersih. Sedangkan kampung terdekat dengan pusat kecamatan mengandalkan pengisian profil (dibeli, Red.),” ucapnya.

Toris mengapresiasi penyelesaian paket sambungan rumah dan jaringan pipa yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau maupun Perumda Air Minum Batiwakkal.

“Kami berharap juga, program di Long Beliu dan Merasa dapat terhubung ke wilayah sekitarnya. Kampung terdekatnya,” pungkasnya. (*)

Bagikan