Follow kami di google berita

Bakal Ada Inpres buat 10 Juta Sambungan Air Bersih, Saipul : Kami Masih Diskusikan

A-News.id, Tanjung Redeb — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengumumkan rencana untuk menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) yang akan mengatur tentang Sanitasi dan Air Bersih. Dengan regulasi ini, diharapkan bahwa seluruh wilayah Indonesia akan segera memiliki akses yang memadai terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi.

Dilansir dari Detik.com, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Hal ini bertujuan untuk menginstalasi 10 juta sambungan atau pipa akses air minum dan air bersih ke rumah-rumah penduduk.

“Inpres ini akan memerlukan anggaran total sebesar Rp 16,6 triliun, yang akan digunakan untuk proyek-proyek yang terkait dengan penyediaan air bersih, khususnya bagi rumah tangga yang belum memiliki aksesnya,” kata Basuki dalam acara Malam Penganugerahan Konstruksi Indonesia 2023 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (4/11/2023).

Dari total target 10 juta saluran, Basuki menyebut kini yang sudah siap dipasang ada sebanyak 6,8 juta sambungan rumah. Program ini akan dilakukan di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan sekitar 389 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

“Seluruh Indonesia, ada datanya kabupaten mana, berapa sambungan rumahnya, semua kebutuhannya, ada. 389 kabupaten/kota PDAM,” ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman mengatakan, hal tersebut akan didiskusikan terlebih dahulu dengan Dinas PUPR Kabupaten berau. Salah satu hal yang perlu dibahas yakni mulai dari persiapan hingga proses yang bisa diraih dengan  maksimal.

“Kita akan diskusikan dulu dengan DPUPR Berau hari ini,” ujar Saipul.

Namun hal ini belum dapat dipastikan apakah Kabupaten Berau termasuk atau tidak, maka kita perlu ajukan dulu apa saja yang akan diajukan serta sejauh mana progres yang berjalan hingga inpres ini dapat kita maksimalkan. Tentunya untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Berau.

“Tergantung dari pengajuan kita, yang terpenting kami bekerja untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Berau agar seluruh pelosok di Berau ini dapat teraliri air bersih,” tandasnya. (yf)

Bagikan

Subscribe to Our Channel