Pembangunan Stadion Mini Dikebut

ANEWS, Berau – Pembangunan stadion olimpik mini di Berau masih tahap pengerjaan, ditargetkan sarana olahraga tersebut selesai sebelum pelaksanaan pekan olahraga provinsi (Porprov) 2022.

Ketua KONI Berau, Al Hamid mengaku, sampai saat ini stadion yang berlokasi di Jalan Stasiun, Teluk Bayur tersebut sudah hampir selesai dan hanya tinggal proses penambahan lintasan atletik.

“Alhamdulillah untuk persiapan porprov di tahun 2022 juga sudah dibentuk pengurus besarnya yang diketuai langsung oleh Bupati,” ujarnya, saat ditemui di sekretariat KONI, Kamis (27/5/2021).

“Saya optimis bahwa sebelum pelaksanaan (porprov 2022) itu untuk stadion ini sudah clean and clear karena sekarang ini sudah hampir 20 persen hanya tinggal penambahan hal-hal yang tidak terlalu signifikan mungkin seperti lintasan atletik,” jelasnya.

Ia bersama pihaknya sebelumnya juga pernah melaksanakan rapat terpadu dengan beberapa instansi terkait seperti PU, Bapelitbang, Inspektorat dan lain sebagainya.

“Teman-teman KONI sendiri juga sudah rapat koordinasi untuk kesiapan stadion sendiri, tapi Alhamdulillah sudah ter cover semua,” katanya.

“Jadi kemaren yang kami masalahkan yaitu pertama letak, itu kan harus utara selatan karena itu standar memperhatikan bias cahaya matahari tidak langsung kepada pemain itu juga sudah clear,” ucap Al Hamid.

“Yang kedua saya minta ukuran yang sesuai standarisasi, kenapa? Karena stadion ketika jadi kalau ukuran ini tidak sesuai dengan ukuran standar maka akan sayang,” tandasnya.

Untuk itu, dirinya mengharapkan pembangunan lapangan sepak bola di stadion tersebut, menggunakan ukuran maksimal dari standar lapangan sepak bola nasional. Yakni dengan panjang 110 meter dan lebar 90 meter. Agar selanjutnya bisa digunakan untuk kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional.

Nantinya akan ada dua cabor yang akan memanfaatkan lokasi ini sebagai venue, yaitu sepak bola dan atletik.

Jika tepat waktu, stadion olimpik mini itu akan selesai pada September 2021 mendatang. Adapun anggaran yang dikucurkan untuk proyek tersebut sebesar Rp51.9 Milyar.(mik)

Bagikan