Senin Mendatang, Rahmad Mas’ud Akan Dilantik Jadi Walikota Balikpapan

ANEWS, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kaltim menjadwalkan pelantikan Walikota Balikpapan terpilih hasil pemilihan serentak tahun 2020 yakni Rahmad Mas’ud, pada Senin 3 Mei 2021 mendatang, di Pendopo Odah Etam.

Pelantikan tersebut akan dilaksanakan secara luring, serta disiarkan secara daring dan hanya dihadiri oleh unsur Forkopimda dengan jumlah yang terbatas, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Asisten I Pemprov Kaltim HM Jauhar Effendi mengatakan, pelantikan terhadap Rahmad Mas’ud sebagai Walikota terpilih dengan mempedomani Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Penanganan dan Pengendalian COVID-19.

“Dilaksanakan hari Senin nanti, sekitar jam 2 siang dan terbatas. Untuk pelantikan dilaksanakan secara luring. Tapi nantinya untuk yang lain, dapat mengikuti secara daring juga. Hanya saja, untuk pelantikan tetap kami menerapkan protokol kesehatan. Yang hadir hanya sebatas Forkopimda, juga Ketua DPRD Balikpapan dan keluarga saja” ucapnya saat konfirmasi. Jumat 28 Mei 2021.

HM Jauhar menyebut, Rahmad Mas’ud hanya dilantik seorang diri sebagai Walikota Balikpapan. Sementara untuk kursi Wakil Walikota Balikpapan yang hingga kini masih kosong setelah wafatnya Thohari Aziz yang merupakan pasangan terpilih Rahmad Mas’ud, masih menunggu nama yang kesepakatan dari DPRD Kota Balikpapan kepada Pemprov Kaltim.

“Besok itu yang dilantik Walikota saja, kalau Wakil Walikota nanti. Yaitu setelah Walikota dilantik, baru dipilih oleh DPRD. Tentu dengan kesepakatan Walikota yang sudah dilantik juga. Itu prosedurnya. Nah untuk Walikota nanti, dipilih dari partai pengusung,” jelasnya.

Pelantikan Walikota Balikpapan pada Senin mendatang, kata HM Jauhar Effendi adalah putaran terakhir dari 3 putaran pelantikan kepala daerah yang terpilih pada hasil pemilihan serentak tahun 2020 lalu. Di Kaltim sendiri dari 10 kabupaten/kota, ada 9 yang melaksanakan pemilihan.

“Ini putaran terakhir dari 3 putaran pelantikan di 9 kabupaten/kota,” pungkasnya. (Ris)

Bagikan