Follow kami di google berita

Pangkalan Diharap Melapor Jika Agen Tak Salurkan Sesuai Kuota

A-News.id, Tanjung Redeb — Baru-baru ini Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau melakukan operasi pasar murah Gas Bersubsidi LPG 3 Kg. Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan di empat kecamatan terdekat, dari Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Sambaliung dan Teluk Bayur pada, Rabu (10/1/2024) dengan harga eceran tertinggi (HET) sesuai lokasi.

Kegiatan ini merupakan langkah pemerintah untuk mencegah gejolak di masyarakat karena susahnya mendapatkan gas bersubsidi Elpiji 3 Kg tersebut. Pemkab Berau juga telah melakukan rapat dengan stakeholder mengenai langkah kedepannya, termasuk akan mengevaluasi distribusi dari agen ke pangkalan.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Usaha Perdagangan, Diskoperindag BerauHotlan Silalahi, mengatakan bukan hanya diwajibkan menggunakan KTP saat membeli, masyarakat juga dihimbau untuk tidak membeli gas bersubsidi tersebut ke para pengecer selain ke pangkalan resmi yang sudah terdata di agen mitra pertamina.

Dirinya juga meminta kepada para agen agar dapat menyalurkan gas bersubsidi tersebut ke pangkalan langsung sebagaimana aturan yang berlaku, selain itu pangkalan juga diminta agar melayani masyarakat dengan mensyaratkan membawa KTP serta hanya bisa membeli 1 tabung.

“Kalau ada agen yang nakal itu laporkan ke sini bawa bukti-buktinya, karena kami tidak bisa pantau karena pangkalan itu ratusan,” ujarnya.

Hotlan juga mengingatkan, pangkalan yang merasa kuota diberikan tidak sesuai dengan perjanjian diharapkan dapat mempertanyakannya dulu ke agen kemudian jika tidak ada titik temu dapat langsung melapor ke Diskoperindag.

“Tanya dulu ke agen siapa tau memang ada pengurangan, atau pangkalan bisa mengadu datang ke sini biar saya tanyakan ke agen. Nanti jika sekali dua kali dikasih teguran tidak abut saya suruh cabut aja izinnya, kesian masyarakat.” pangkasnya. (yf)

Bagikan

Subscribe to Our Channel