Kesebelasan Berau Temani Kukar di Semi Final

A-News.id, Berau – Pertandingan merebutkan posisi kedua terbaik pada cabang olahraga sepak bola pekan olahraga provinsi (porprov) ke-7 Kaltim antara kesebelasan tuan rumah Berau melawan Samarinda berlangsung stadion olympik mini Teluk Bayur, Kamis (1/12/2022).

Masing-masing pemain memperlihatkan performanya dalam babak penyisihan semi final ini. Adapun catatan skor, pada babak pertama Samarinda berhasil menjebol gawang tuan rumah lebih dulu pada menit 22 oleh pemainnya Abdie Indra Setya.

Kemudian pada menit 28 terjadi pelanggaran oleh pemain Samarinda di kotak penalti yang berbuah kartu kuning, membuat kesebelasan tuan rumah bisa menyamakan kedudukan 1-1 atas tendangan penalti Alvin Setiawan.

Jakariya

Di babak kedua, Berau kembali menambah gol 2-1 di menit 62 oleh pemainnya Ahmad Rafli. Namun sayang pada babak kedua ini terjadi pelanggaran di kotak penalti juga diperlihatkan kepada pemain Berau.

Sehingga sanksi tendangan penalti diberikan oleh wasit yang membuahkan gol pada permainan di menit ke 74 oleh kesebelasan Samarinda membuat kedudukan menjadi 2-2.

Dalam hal ini Berau keluar sebagai pemenang menemani Kutai Kartanegara pada babak Semi Final. Hal tersebut karena perolehan gol Berau lebih unggul dibanding Samarinda saat melawan Kukar. Dimana pada babak penyisihan sebelumnya, Samarinda kebobolan 2-0 oleh tim sepak bola Kukar sementara Berau hanya 1-0.

Melihat permainan yang cukup sengit ini, manajer kesebelasan tim tuan rumah Berau Jakariya mengatakan, kedua tim sudah cukup bagus dalam penampilan di lapangan, ia juga mengapresiasi suportivitas yang ditunjukkan pemain Samarinda melawan Berau.

“Menghadapi semi final ini Insya Allah kita akan lebih fokus serta menjaga stamina pemain,” katanya.

Di kubu Samarinda, Kepala Pelatih Rully Padengke dengan lapang dada menerima kekalahan, karena menurutnya hal tersebut adalah wajar dalam ajang pertandingan sepak bola. Kata dia, pada babak perebutan semi final ini permainan yang ditunjukkan jauh lebih bagus dibanding sebelumnya.

Hanya saja menurut dia pada performa kali ini, peluang emas kerap kali gagal dimanfaatkan oleh pemain.

“Pemain kita sering kali melakukan kesalahan kecil yang menjadi kesempatan pemain lawan mencuri gol, tapi itulah sepak bola meski kita sudah berusaha main bagus tapi belum rejeki kita harus terima itu,” katanya. (mik)

Bagikan