Follow kami di google berita

Berawal dari Hobi, Jadi “Tiket” ke Luar Negeri

TELUK BAYUR – Usianya masih sangat belia bahkan masih duduk di bangku kelas VIII SMP N 1 Teluk Bayur. Adalah Iziqry Yusril Fery. Salah satu pelajar Berau ini ternyata baru saja mencatatkan namanya sebagai salah satu pemain sepak bola yang pernah bertanding di event internasional.

Berawal dari usia 9 tahun, anak tunggal pasangan Fery dan Tuti Alawiyah ini, mulai mencintai dan menggeluti hobi bermain bolanya. Tergabung dalam sekolah sepak bola Teluk Bayur atau SSB Steinkolen (steinkolen 1912) sejak usia dini, Iziqry menunjukkan bakat yang luar biasa.

Terbaru, pada Juni 2026 ini, pelajar yang tergabung dalam tim muda Kutai United U14 ini sukses membawa timnya sebagai runner up atau juara kedua dalam ajang Maxim Cup Brunei 2026 yang berlangsung di FABD Field, Brunei Darussalam pada 30 Mei hingga 2 Juni 2026 kemarin.

Awal mula dirinya bisa masuk dalam tim muda Kutai United U14 bukanlah kebetulan. Dengan berbekal skill mumpuni bermain sepak bola, dirinya memberanikan diri mengikuti seleksi di luar Berau.

“Waktu itu ikut seleksi di Kukar untuk kegiatan Maxim Cup 2026 dan lolos terpilih jadi salah satu pemain untuk bergabung di tim Kutai United, dan mewakili Indonesia di ajang internasional,” ujarnya.

Selama ini, dengan dukungan kedua orangtuanya, Iziqry sudah sering mengikuti event lomba sepak bola antar SSB, baik yang di dalam Berau maupun di luar Berau.

“Tapi untuk seleksi ke luar negeri baru pertama kali dan alhamdulillah bisa lolos,” tambahnya.

Dalam ajang internasional ini, tim yang dikomandoi pelatih kepala Baso Nyangko dengan mayoritas pemain kelahiran 2012-2013 ini, menunjukkan performa permainan yang cukup apik. Dengan format 7 lawan 7 dengan durasi pertandingan 1×20 menit, Iziqry dan timnya berhasil menghadapi lawan dari berbagai negara.

Perjalan tim ini dimulai dengan kemenangan atas PPBAA (Malaysia) dengan skor 3-0. Kemudian mengalahkan Aryanariz Warriors (Brunei) dengan skor 2-0, Old KK JR (Malaysia) 1-0 dan ditutup dengan kemenangan atas Al-Mujaahidun FA (Brunei) dengan skor 3-0.

Kemenangan lawan Brunei masih berlanjut ke semifinal melawan NS Sigma FC (Malaysia) dan menang dengan skor 4-0, kemudian lanjut ke final lawan Inter United (0-0), berakhir dengan adu pinalti dengan skor akhir 3-2, yang mengantarkan tim muda Kutai United akhirnya menjadi Runner Up. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel