BIDUK-BIDUK – Salah satu infrastruktur yang dinantikan masyarakat di Kampung Teluk Sumbang adalah jembatan. Di tahun ini, realisasi jembatan itu akan selesai.
Jembatan Sei Sumbang yang berada di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk ini, akan menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat terus menunjukkan progres positif. Setelah kurang lebih lima bulan pengerjaan, proyek infrastruktur strategis ini kini memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025.
Jembatan ini dirancang dengan konsep unik berbentuk hewan Kelomang. Desain tersebut menjadikan Jembatan Sei Sumbang tidak hanya kokoh secara konstruksi, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi yang diproyeksikan menjadi ikon baru desa wisata Kampung Teluk Sumbang.
Jembatan ini dibangun untuk memperlancar aktivitas masyarakat mulai dari transportasi harian, distribusi hasil perikanan dan pertanian, hingga akses layanan pendidikan dan kesehatan.
“Progresnya cukup baik. Kita harapkan akhir tahun ini selesai, sehingga awal Januari 2026 jembatan sudah bisa digunakan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Wabup Berau Gamalis, saat meninjau progres pembangunan jembatan ini beberapa waktu lalu.
Dari sisi teknis, pengerjaan jembatan difokuskan pada kekuatan pilar dan struktur utama agar mampu digunakan dalam jangka panjang. Seluruh material dan tahapan konstruksi disesuaikan dengan standar mutu yang telah ditetapkan, mengingat jembatan ini akan menjadi tulang punggung akses masyarakat kampung.
Pembangunan Jembatan Sei Sumbang merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam membuka keterisolasian wilayah pesisir dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Infrastruktur ini diyakini akan memberikan dampak yang nyata bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis kampung,” pungkasnya. (Ta)













