GUNA KURANGI VOLUME SAMPAH, UPTD TPA BUJANGGA UBAH SAMPAH ORGANIK MENJADI KOMPOS

ANews, Berau – Volume sampah di Kabupaten Berau mencapai 50 hingga 60 ton perhari. Berbagai jenis sampah dihasilkan mulai dari sampah rumah tangga, plastik, daun dan masih banyak lagi.

Guna mengurangi volume dan mencegah pencemaran yang diakibatkan oleh sampah, UPTD Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga mengolah kembali sampah organik seperti daun, ranting dan sebagainya menjadi kompos. Rabu, 24 Maret 2021.

Agus Tri Harianto Kasubbag UPTD TPA Bujangga mengatakan, pengolahan sampah organik menjadi kompos ini sangat bermanfaat. Apalagi kebutuhan kompos di Kabupaten Berau ini bisa dikatakan lumayan tinggi.

Agus Tri Harianto (tengah) bersama kedua rekan kerja

“Untuk proses produksi sekitar tiga minggu, sekali produksi bisa sampai 30 karung beras yang 20 kilo itu, karena kompos paling ya sekarung itu beratnya 15 kilo, berarti 15 kali 30 ya 450 kilo sekali produksi,” terangnya.

Agus menambahkan untuk hasil pengolahan kompos tersebut tidak dijual, namun dimanfaatkan untuk taman yang ada di kota. Karena jumlah taman yang ada cukup banyak, maka tak ada dari kompos tersebut yang dijual ke masyarakat.

“Kebetulan produksi kompos kita kan ada 4 titik saja jadi digunakan untuk taman kota, 4 titik itu di TPST yang dekat jembatan Sambaliung, yang kedua UPTD taman, yang ketiga disini (UPTD TPA Bujangga, red), yang terakhir di Pasar Adji Dilayas,” terangnya.

Penggunaan kompos sendiri dinilai efektif dalam pertumbuhan tanaman, pasalnya kompos dapat memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah.

Kompos juga dapat meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktivitas mikrob tanah yang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos. (nov)

Bagikan
bodrum escort - eskişehir esc - mersin escort - mersin escort bayan - mersin esc