TALISAYAN – Kepulangan Rudianto (61) dari menghadiri pesta pernikahan keluarga berubah menjadi mimpi buruk.
Rumah yang ditinggal semalaman di RT 14 Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, telah dilalap api pada Senin (13/7/2026) dini hari.
Saat tiba sekitar pukul 04.30 Wita, Rudianto mendapati kobaran api telah menguasai seluruh bangunan. Tak ada lagi yang bisa diselamatkan dan api tidak merembet ke bangunan lain.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, mengatakan berdasarkan keterangan awal, korban sebelumnya menghadiri acara keluarga dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
“Setibanya di rumah, korban melihat bangunan sudah terbakar hebat. Korban kemudian meminta bantuan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.
Api yang berkobar cepat membuat korban bersama keluarganya tidak sempat menyelamatkan harta benda maupun dokumen penting yang berada di dalam rumah.
Petugas pemadam kebakaran dibantu warga berjibaku memadamkan api selama hampir dua jam. Kobaran baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 07.00 Wita.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kebakaran tersebut menghanguskan hampir seluruh isi rumah. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
“Tak ada korban jiwa maupun luka. Ditaksir kerugian mencapai Rp100 juta,” kata AKP Suradi.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber dan penyebab kebakaran,” jelasnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik, kompor, maupun sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.(Akm)













