Follow kami di google berita

Cegah Korupsi, OPD dan Kakam Bakal Dipantau Lebih Ketat

Kopdes Merah Putih Diingatkan Transparansi dalam Gunakan Anggaran

TANJUNG REDEB – Buntut dari adanya kasus korupsi yang dilakukan salah satu staf organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Berau yang merugikan hingga ratusan juta, membuat Pemkab Berau makin waspada.

Bupati Berau Sri Juniarsih dengan tegas mengatakan jika setelah ini maka akan ada pemantauan lebih ketat, mulai dari OPD dan juga pihak kampung.

“Ini jadi evaluasi dan kita akan lebih teliti lagi dalam hal keuangan sehingga hal seperti ini tidak akan terjadi lagi. Dan seluruh pihak termasuk inspektorat diminta lebih ekstra dalam melakukan pemantauan khususnya untuk OPD,” jelas Sri Juniarsih, ditemui usai penyerahan dana penyelamatan kerugian keuangan daerah di Kejari Berau, Kamis (7/8/2025) siang.

Selain OPD, kampung juga diminta lebih berhati-hati dalam hal pengelolaan dan penggunaan anggaran desa, yang jumlahnya juga cukup besar. Semua hal yang berpeluang menjadi celah terjadinya korupsi, harus diwaspadai.

“Dana alokasi kampung ini cukup besar, jadi saya mengimbau agar di kampung bisa menjalankan program Jaga Desa. Ini penting karena program ini bentuk kerja sama dengan pihak Kejari, yang bisa membantu dalam pengelolaan keuangan,” tegasnya.

Sri Juniarsih juga mengingatkan bahwa korupsi yang dilakukan tak hanya merugikan masyarakat, tapi juga merugikan diri sendiri karena harus berhadapan dengan tindak pidana, dan menjalani konsekuensi hukum. (Adv/fan)

Bagikan

Subscribe to Our Channel