Capaian Vaksinasi Naik

ANews, Tanjung Redeb – Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi menyampaikan terkait persentase capaian penyaluran vaksinasi untuk Berau sudah semakin naik.

Hal itu lantaran banyak program vaksinasi yang dilakukan berbagai instansi dan lembaga. Terbaru, adalah serbuan vaksinasi oleh TNI AU sebanyak 10 ribu dosis vaksin tahap 1 dan 10 ribu tahap 2.

“Paling tidak kalau 10 ribu itu naik dari 4 sampai 5 persen. Dan dari data yang saya lihat capaian vaksin untuk Berau perkiraan sudah mencapai 37 persen,” katanya.

Untuk memenuhi pencapaian penyaluran vaksinasi tersebut biar maksimal Iswahyudi menuturkan, tergantung distribusi dosis untuk Kabupaten Berau. Dengan menggandeng beberapa instansi baik dari pemerintah maupun swasta.

“Ini berjalan terus dan harapan kita ini bisa terus bertambah persentasenya,” ujarnya.

Meski penyaluran vaksinasi masih belum tinggi. Namun saat disinggung mengenai perkembangan aturan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah di daerah PPKM level 3, Iswahyudi mengaku, tetap mengikuti instruksi Gubernur Kaltim.

“Sesuai instruksinya tetap harus hati-hati, dan dari provinsi rasanya juga masih warning. Karena walaupun kita masuk ke level 3 tapi kenaikan masih ada terus,” jelas Iswahyudi.

“Kemudian potensi (penyebaran) juga masih ada sebaliknya vaksinasi untuk Berau juga masih sekitar 30 persen,” katanya.

Dengan begitu, kata Kadinkes Iswahyudi perlu ada berbagai pertimbangan harus dibicarakan lebih lanjut dari pemerintah daerah terkait kebijakan PTM tersebut.

“Diantaranya sudah diperhitungkan tidak ada kasus misalnya, karena yang juga perlu dijamin adalah aktivitas anak-anak sepulang sekolah, mereka kemana?, dan seperti apa nanti pemantauan protokol kesehatannya,” jelas Iswahyudi.

“Selain persyaratan daerah nol kasus covid-19, di sisi lain kita juga mendorong para tenaga kerja juga segera bisa divaksin. Kalau kedua syarat itu terpenuhi maka silahkan bisa duluan,” tambahnya.

“Dan untuk kecamatan yang masih berzona merah dan rawan penularan itu masih perlu menjadi perhatian dan pertimbangan lainnya kalau mau diadakan PTM,” pungkasnya.

Bagikan