Berau Masih Laksanakan PPKM Mikro, Jika Trend Covid-19 Terus Meningkat PPKM Akan Diperpanjang dan PTM di Zona Merah Ditunda

sumber Istimewa

ANEWS, Berau – Pelaksanaan Instruksi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Mendagri Tito Karnavian untuk menekan penyebaran Covid-19 yang diketahui mulai meningkat kembali sesuai dengan arahan Presiden RI agar PPKM ini diperpanjang dan lebih mengoptimalkan posko Covid-19, itu yang masih dilakukan Pemkab Berau.

Sementara adanya instruksi terakhir dari Presiden Jokowi terkait PPKM Darurat, itu baru akan diberlakukan di Jawa dan Bali saja mulai 3 Juli 2021 besok. Hal tersebut diketahui dari pemberitaan media nasional, jelas Kepala BPBD Berau, Thamrin, Jum’at, 2/7/22021

PPKM Darurat itu, lanjut Thamrin, untuk wilayah Kabupaten Berau belum ada mendapat instruksi tersebut.

“Terkait PPKM Darurat yang diadakan di pusat itu memang hanya diberlakukan di Jawa dan Bali saja, untuk kaitan di Berau kita menindaklanjuti instruksi Mendagri Nomor 13 tentang PPKM Mikro, yang telah kita lakukan sekarang dengan pembatasan jam malam, rumah makan dan café dibatasi hanya 25% pengunjung, dan tempat hiburan malam wajib tutup,” jelas Thamrin.

Bahkan, tambah Thamrin, tempat biasa orang nongkrong sambil makan di sepanjang tepian Sungai Segah, di sekitar Pelabuhan Tanjung Redeb, sudah di-police line satgas covid-19 untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Untuk kebijakan PPKM Darurat tersebut, Berau memang belum dapat surat perintah dari pusat, dan untuk Berau dimungkinkan nanti akan punya kebijakan tersendiri apabila memang grafik Covid-19 ini terus mengalami peningkatan.

“Terkait peningkatan Covid-19 di Kabupaten Berau, memang masih Kecamatan Tanjung Redeb yang zona merah, dan memang yang kita amati ini adalah empat Kecamatan yaitu Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Sambaliung, dan Teluk Bayur. Dan sudah kita instruksikan juga untuk satgas di setiap kecamatan supaya lebih ketat menjalankan perintah kepada masyarakat tentang protokol kesehatan,” tambah Thamrin.

Untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 dominan masih banyak yang isolasi mandiri di rumah, dan untuk rumah sakit masih ada kapasitas menampung pasien Covid-19, tambahnya.

Sedangkan PPKM Mikro untuk wilayah Kabupaten Berau ini, lanjut Thamrin, diberlakukan sampai 5 Juli 2021, akan tetapi akan dilihat lagi apabila makin banyak masyarakat yang terpapar, akan ada perpanjangan.

“Saya harapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan, karena kemarin Berau ini sudah sempat kita bilang lumayan aman untuk kasus Covid-19 ini, tetap pakai masker, mecuci tangan, dan menghindari kerumunan yang banyak,” pungkas Thamrin.

Untuk masalah sekolah tatap muka yang rencananya akan dilaksanakan bulan ini, yang pastinya menurut hasil rapat Pemerintah Kabupaten Berau, di kecamatan yang zona merah harus diundur untuk melakukan aktifitas sekolah tatap muka. (gil)

Bagikan