Berau Hasilkan 70% Produksi Jagung Kaltim

A-News.id, Tanjung Redeb – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Berau, Mustakim mengatakan, untuk jagung, Kabupaten Berau mampu menghasilkan 70% produksi jagung pakan se Kaltim.

“Untuk 2 minggu ini sedang hangat masalah jagung, untuk puncak produksi jagung di berau itu biasanya pada bulan September sampai Oktober, untuk harga sendiri saat ini di Berau masih sangat bagus, ” ujar Mustakim saat ditemui tim kami di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, Jumat (01/10/2021).

“Untuk di Berau, tahun ini target kita lahan seluas 15.600 hektare akan ditanami jagung, support dari pemerintah untuk petani jagung di Berau itu cukup banyak, mulai dari mekanisasi yaitu perawatan mesin, olah tanah, mesin panen, dan pasca panen, ” ujar Mustakim lagi.

Untuk Jagung center di Berau ada di beberapa kecamatan diantaranya ialah, Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Talisayan, dan Kecamatan Biatan.

“Untuk yang produksi terbesar ada di Talisayan di 4 Kampung yaitu Suka Murya, Purna Sari Jaya, Eka Sapta, dan Sumber Mulya, ” kata Mustakim.

Mustakim menambahkan, untuk pemasaran jagung pakan tersebut tidak hanya dipasarkan di Berau saja, tapi keseluruh Kalimantan.

“Konsumen jagung yang utama adalah ayam petelur, populasi di Berau kurang lebih 200.000 ekor. jika dihitung kebutuhan pakan ayam kurang lebih 24 ton/hari dan bahan bakunya 50% dari jagung. Pemasaran selain dipasarkan dalam daerah, sudah banyak pembeli jagung yang berasal dari Surabaya, Sulawesi, Samarinda, Banjarmasin, Balikapapan, dan Kaltara biasanya juga beli dari kita, jadi untuk pemasarannya relatif sudah punya nama kita ini, ” ujar Mustakim.

“Untuk cuaca ekstrem berpengaruh ketika kering, kalau hujan panas terus menerus ada resiko terserang jamur Cuma karena harganya relative bagus, masih bisa mengimbangi lah, ” pungkasnya. (redaksi A-news)

 

Bagikan