Asik Memancing Di Kawasan Tanjung Jumlai, Tiga Pria Tenggelam Usai Kapal Dihantam Ombak

(Foto: Basarnas saat melakukan apel untuk pencarian korban tenggelam di kawasan Tanjung Jumlai, PPU/Ist)
(Foto: Basarnas saat melakukan apel untuk pencarian korban tenggelam di kawasan Tanjung Jumlai, PPU/Ist)

Anews.id, Samarinda – Sebuah kapal pemancing di Tanjung Jumlai, Bui Kuning, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dikabarkan tenggelam pada hari Rabu (14/12/2022) sekitar pukul 17.30 Wita kemaren sore.

Menurut info yang didapat, saat itu tiga pemancing hendak bertolak dari Sipaku, kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan menggunakan kapal klotok (balap-balap) hendak memancing di kawasan Tanjung Jumlai, Kabupaten PPU.

“Saat ketiganya asik memancing, tiba-tiba kapal mereka dihantam ombak dari depan. Ketiganya pun iku tenggelam bersama kapal balap-balap mereka,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas, Melkianus Kotta dalam siaran pers. Kamis (15/12/2022).

Dalam kejadian tersebut, satu korban bernama Samlani (40) beruntung bisa berenang. Namun kedua temannya ikut tenggelam bersama kapal milik mereka.

“Jadi korban (Samlani) terapung selama 5 hari. Akhirnya bisa selamat setelah diselamatkan oleh nelayan yang saat itu hendak mencari ikan,” ucap Melkianus.

Korban yang selamat pun langsung melaporkan kejadian yang dialami kepada Polsek kawasan Pelabuhan Semayang.

“Dari hasil laporan korban, kami pun langsung melakukan pencarian bersama tim dari Polsek KP3, Ditpolairud, BPBD Penajam, dan keluarga korban,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pencarian terhadap dua korban yang saat itu memancing di kawasan Tanjung Jumlai masih dalam pencarian.

Bagikan