Antisipasi Kapasitas Ruang Isolasi dan Ketersediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19

ANews, Tanjung Redeb – Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi memastikan, untuk ruang rawat inap khusus pasien covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai Tanjung Redeb, hingga saat ini masih mencukupi. Hanya saja terkait lonjakan pasien dikatakannya tetap menjadi perhatian dan antisipasi Dinkes.

Kewaspadaan itu dinilai penting, sebab dari laporan tenaga kesehatan yang ia terima, adalah dampak pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 saat ini lebih cepat mengalami penurunan kondisi tubuh (drop) sehingga perlu cepat ditangani.

“Ini juga menjadi suatu hal yang harus kita waspadai sehingga kemarin juga sempat menambah ruang isolasi dan sempat penuh,” kata Iswahyudi saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (8/7/2021).

Termasuk rencana pemanfaatan kembali Rumah Sakit Darurat Eks Cantika Swara.

“Rencana itu juga yang harus kita siapkan, dan beberapa peralatan kita termasuk tempat tidur dan sebagainya masih ada disana (RSD Eks Cantika Swara) sehingga kalau rencana itu terpaksa kita gunakan kita juga siap untuk menggunakan itu,” jelas Iswahyudi.

“Ya mudah-mudahan (persoalan ruang isolasi covid-19) ini tetap bisa teratasi,” imbuhnya.

Laporan pihak RSUD Abdul Rivai per tanggal 8 Juli 2021 kapasitas tempat tidur yang tersedia sebanyak 76 buah, sebaliknya total pasien yang dirawat 56 jiwa.

Selain kapasitas pelayanan ruang isolasi, ketersediaan oksigen untuk di ruang ICU dan perawatan tak luput dari sorotan Dinas Kesehatan. Hanya saja logistik satu ini masih bisa dikendalikan jika stok menipis.

“Apabila kehabisan kita sudah jajaki ada beberapa tempat yang memproduksi oksigen untuk kesehatan, atau kita juga punya produksi lain di RSP Talisayan itu juga kalau memungkinkan juga dikerahkan juga,” jelasnya.

“Tapi semoga (stok habis) itu tidak terjadi,” pungkasnya.(mik)

Bagikan