Pekerja/Buruh Sektor Ekonomi Harus Prioritas Dapatkan Vaksinasi Covid-19

ANEWS, Berau – Vaksinasi Covid-19 memang disebut-sebut akan menjadi kebutuhan yang prioritas pada suatu saat, apalagi dikaitkan dengan upaya pemerintah untuk melaksanakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pendemi.

Artinya tidak dapat ditinggalkan salah satunya, lantaran di satu sisi pencegahan covid melalui prokes dan vaksinasi membutuhkan kemampuan keuangan pemerintah, di sisi yang lain sektor ekonomi juga harus didorong untuk menghasilkan pendapatan masyarakat, pemerintah dan devisa negara.

Namun saat para tenaga buruh/pekerja di lingkungan Pelabuhan Tanjung Redeb yang menjadi salah satu garda terdepan penunjang perekonomian dari sektor kelancaran arus barang dan komoditi utama ini untuk mendapatkan vaksinasi covid, mereka tidak diberi prioritas, yang tidak memerlukan waktu menunggu yang lama meninggalkan pekerjaannya untuk mendapatkan vaksinasi covid-19, sebagaimana yang disampaikan sumber, Kamis, 8/7/2021.

“Kami sudah 2 hari antri ikut vaksinasi, tetapi sampai sore tidak dipangil-dipanggil,” kata salah seorang buruh.

Para buruh/pekerja pelabuhan ini memang tidak bisa lama-lama menunggu giliran untuk divaksin, karena mereka bekerja dari pagi hingga sore, dan mereka juga tidak bisa meninggalkan tempat kerja ketika barang-barang yang harus dibongkar atau muat menumpuk.

Pemerintah memang sudah mencanangkan bahwa di tengah kegiatan pencegahan covid, pemulihan ekonomi secara simultan harus tetap berjalan.

Sebagaimana yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang menyebut pekerja dan buruh punya peran penting dalam pembangunan nasional.

Bahkan Airlangga mengatakan bahwa Pekerja dan buruh merupakan tulang punggung perekonomian nasional.

Airlanga yang menjadi Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan sekaligus Ketua Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) ini menyampaikan bahwa saat ini jumlah pekerja di sektor informal yang lebih banyak dari sektor formal, itu yang membuat kenapa perekonomian lebih rentan akibat pandemi COVID-19.

Namun, Airlangga menjelaskan hal itu bisa diatasi dengan sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

“Pekerja dan buruh sebagai tulang punggung perekonomian nasional kita,” ungkap Airlangga, Sabtu (1/5/2021).

Airlangga berharap sinergi antara buruh, pengusaha dan pemerintah bisa dipertahankan untuk memulihkan ekonomi di masa pndemi.

“Karena itu marilah kita bersama-sama mengerahkan segala daya dan upaya guna mengendalikan penyebaran Covid-19 sekaligus mendorong pemulihan ekonomi kita,” cetus Airlangga.

Selain itu, Airlangga juga optimistis, buruh bisa terus menunjukkan karya baktinya untuk kesuksesan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Ditambahkan Airlangga bahwa dirinya optimis, buruh bisa terus menunjukkan karya baktinya untuk kesuksesan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

“Kesejahteraan rakyat menuju Indonesia maju, adil, makmur, dan sejahtera. Ekonomi bangkit, perusahaan sehat, pekerja sejahtera, untuk Indonesia Maju,” ucap Airlangga. (*gil/dtk)

Bagikan