Sempat Ditutup, Danau Nyadeng dan Puncak Ketepu Kembali Dibuka

‎‎TANJUNG REDEB – ‎Setelah sempat ditutup sementara akibat kondisi alam, objek wisata Puncak Ketepu dan Danau Nyadeng di Kampung Merabu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, kini kembali dibuka untuk umum.
‎
‎Kabar pembukaan kembali tersebut disampaikan Pemerintah Kampung Merabu melalui akun Instagram resmi @kampungmerabu pada Rabu (23/9).
‎
‎Pengumuman itu menjadi kabar bagi wisatawan yang sebelumnya harus menunda perjalanan ke kawasan wisata alam tersebut.
‎
‎Sebelumnya, aktivitas wisata di Puncak Ketepu dan Danau Nyadeng resmi ditutup sementara sejak 24 Agustus 2026. Penutupan dilakukan setelah kondisi Sungai Lesan mengalami penyusutan debit air secara drastis akibat musim kemarau panjang.
‎
‎Surutnya Sungai Lesan berdampak langsung terhadap akses wisatawan. Jalur sungai yang selama ini menjadi salah satu akses menuju kawasan wisata menjadi sulit dilalui perahu. Kondisi tersebut juga dinilai berisiko terhadap keselamatan wisatawan.
‎
‎Penutupan kemudian diperkuat dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Berau seiring diberlakukannya status Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah tersebut.
‎
‎Kini, setelah kondisi memungkinkan, pengelola kembali membuka akses wisata bagi masyarakat umum. Wisatawan kembali dapat menikmati keindahan Danau Nyadeng maupun kawasan Puncak Ketepu.
‎
‎Melalui pengumumannya, pengelola Kampung Merabu mengajak wisatawan untuk kembali berkunjung sekaligus tetap memperhatikan kelestarian kawasan.
‎
‎Pengunjung diminta menjaga kebersihan, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan.
‎
‎Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pembukaan kembali destinasi wisata yang mengandalkan kekuatan alam tersebut.
‎
‎“Mari jaga alam, agar selalu indah untuk kita nikmati,” demikian pesan yang disampaikan dalam unggahan resmi Kampung Merabu.
‎
‎Pembukaan kembali Puncak Ketepu dan Danau Nyadeng sekaligus menjadi tanda dimulainya kembali aktivitas wisata di Kampung Merabu setelah sebelumnya terkendala kondisi kemarau dan situasi karhutla.
‎
‎Dengan kembali dibukanya dua destinasi tersebut, wisatawan kini dapat kembali menikmati panorama alam Merabu.(*/Akm)

Bagikan

Subscribe to Our Channel