TANJUNG REDEB – Jumlah kunjungan wisatawan saat libur lebaran tahun ini membeludak. Namun, hingga kini masih ada fasilitas yang masih belum memadai di objek wisata.
Hal ini menjadi perhatian serius Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami. Ia menilai, momentum lonjakan wisatawan ini harus diikuti dengan peningkatan infrastruktur dan fasilitas transportasi yang memadai, terutama di jalur strategis menuju pesisir yakni Talisayan.
Menurut Sutami, kawasan Simpang Tembudan memiliki posisi yang sangat penting sebagai titik penghubung antara Talisayan dan Biduk-Biduk. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk membangun terminal di wilayah tersebut guna menunjang mobilitas masyarakat dan wisatawan.
“Kalau di Simpang Tembudan itu dibangun terminal, maka akses ke Talisayan maupun Biduk-biduk akan jauh lebih mudah. Bus juga bisa masuk, termasuk Damri, sehingga konektivitas semakin baik,” ujar Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami saat diwawancara, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, dengan jarak sekitar 200 kilometer dari Tanjung Redeb menuju kawasan pesisir, keberadaan terminal akan sangat membantu distribusi transportasi publik dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Tak hanya itu, Sutami juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang kerap mengalami kerusakan, khususnya di jalur Talisayan menuju Batu Putih hingga Biduk-Biduk. Ia mendorong agar pembangunan jalan tidak lagi menggunakan aspal, melainkan beralih ke cor beton yang dinilai lebih tahan lama.
“Kalau aspal, dua tahun sudah rusak lagi. Lebih baik kita bangun cor beton, meskipun biayanya lebih besar di awal, tapi bisa bertahan sampai puluhan tahun. Jadi anggaran tidak habis hanya untuk perbaikan berulang,” tegasnya.
Ia menjelaskan, tingginya aktivitas kendaraan masyarakat dengan muatan hasil pertanian dan kebutuhan lainnya menjadi salah satu faktor cepat rusaknya jalan. Namun demikian, menurutnya hal itu tidak bisa disalahkan kepada masyarakat.
“Ini lalu lintas masyarakat, bukan perusahaan. Mereka bawa hasil kebun, kebutuhan sehari-hari. Jadi solusinya adalah memperkuat jalan, bukan membatasi aktivitas mereka,” jelasnya.
Sutami juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, mengingat sebagian ruas jalan merupakan kewenangan provinsi. Ia mengaku telah menyampaikan langsung usulan pembangunan jalan cor beton tersebut kepada pihak pemerintah provinsi.
“Kita di DPRD terus mendorong peningkatan infrastruktur ini, baik jalan maupun fasilitas pendukung lainnya. Harapannya, konektivitas wilayah pesisir semakin baik dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Ta)













