TANJUNG REDEB – Cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Berau terus mengalami peningkatan, meski masih memerlukan upaya percepatan untuk mencapai target yang ditetapkan pemerintah.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Berau, Mulyana, menyampaikan bahwa hingga tahun 2025 tingkat Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kabupaten Berau telah mencapai 68,81 persen.
Angka tersebut menunjukkan bahwa dari total potensi sekitar 113 ribu pekerja di Berau, sebanyak 77.320 pekerja telah terdaftar dan mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Capaian ini menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya memperluas perlindungan bagi pekerja di Berau, namun kita akui masih ada selisih dengan target yang telah ditetapkan,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Berau, Mulyana dalam laporannya, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, target cakupan perlindungan pada tahun 2025 sebenarnya berada di angka 80,71 persen, sehingga diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, serta dunia usaha untuk meningkatkan jumlah pekerja yang terlindungi.
Menurutnya, perluasan kepesertaan menjadi hal penting karena jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk perlindungan nyata bagi pekerja ketika menghadapi berbagai risiko, seperti kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, hingga memasuki masa pensiun.
“Perlindungan ini bukan hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi jaring pengaman bagi pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko pekerjaan maupun risiko kehidupan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat juga terus meningkatkan target cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Berdasarkan hasil Rakortek Renbaknas Kementerian PMK tahun 2026, target UCJ Kabupaten Berau kembali dinaikkan menjadi 84,46 persen.
Target tersebut dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang bagi seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam memperluas perlindungan bagi pekerja formal maupun informal.
Mulyana berharap perusahaan-perusahaan di Berau dapat terus menunjukkan komitmennya dengan memastikan seluruh pekerjanya terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus turut mendorong perlindungan bagi pekerja rentan di lingkungan sekitar.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dan dunia usaha, kami optimis target cakupan perlindungan pekerja di Berau dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (Ta)













