Wakil Ketua DPRD Bontang Sebut Sumur Resapan Air jadi Opsi Atasi Banjir dan Krisis Air

ANEWS, Bontang – Kota Bontang, Kalimantan Timur, semakin kerap dilanda banjir. Berbagai upaya ditempuh untuk menaggulangi persoalan ini. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bontang pun telah menerbitkan 16 rekomendasi. Namun rekomendasi ini tak terlalu direalisasikan Pemerintah Kota Bontang.

Persoalan banjir ini mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua II DPRD Bontang, Agus Haris. Dia menawarkan, untuk tangani banjir dengan membagun sumur resapan air. Jumlahnya bahkan tak main-main, 100. Dan itu disebar di seluruh Bontang.

“Sumur resapan dapat  dijadikan opsi untuk penanganan banjir,” ungkap Agus Haris, Rabu  (09/06/2021).

Kota Bontang menurut Agus Haris membutuhkan 100 sumur resapan. Sumur resapan sangat tepat dibangun di daerah Kelurahan Api-Api, Tanjung Laut, Gunung Telihan, dan Bontang Kuala karena seringkali mengalami banjir. Sementara Kelurahan Guntung tidak efektif dengan  sumur  resapan, melainkan membutuhkan penanganan lain yaitu dengan folder air.

“Cocoknya untuk daerah perkotaan, bisa dibuat di sepanjang  jalan dengan jarak  10 meter tiap sumur,” kata Agus.

Agus Haris menambahkan bahwa sumur resapan tidak hanya mengatasi persoalan banjir, tetapi juga dapat mengatasi persoalan krisis air di kota Bontang. Pasalnya, luapan air tidak larut menuju laut melainkan terserap ke dalam tanah dan akan tersimpan sebagai cadangan air.

“Selain mengatasi banjir sumur resapan dapat dijadikan opsi  kebutuhan air kita,” ujar Agus Haris,

“Jadi, saya sarankan ke pemerintah untuk mengkaji opsi itu.” tutupnya (ADV/andi)

Bagikan