Talisayan Siapkan Lahan 1 Hektare untuk Kampung Nelayan Merah Putih

TALISAYAN – Sempat tertunda akibat persoalan lahan pada pengajuan tahun 2026, Pemerintah Kampung Talisayan kini siap tancap gas mengusulkan kembali kawasannya, sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk tahun anggaran 2027.
Sebelumnya, akibat belum tersedianya lahan yang sesuai standar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), jatah pembangunan KNMP tahun 2026 dialihkan ke Kampung Buyung-Buyung (Kecamatan Tabalar) dan Kampung Biduk-Biduk. Namun kini, hambatan utama tersebut dipastikan telah teratasi.
Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardhana, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menghadap Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Abdul Majid, untuk menyerahkan berkas kesiapan lahan seluas kurang lebih satu hektare.
“Dulu kendalanya memang di lahan, sehingga program di 2026 diarahkan ke wilayah lain. Sekarang lahannya sudah siap dan sesuai persyaratan KKP, jadi langsung kami sampaikan ke Dinas Perikanan agar diprioritaskan tahun depan,” ujar Ali, dikonfirmasi pada Rabu (21/10).
Dengan tersedianya lahan tersebut, Pemerintah Kampung Talisayan optimistis peluang mereka untuk mendapatkan program prioritas pusat tersebut semakin terbuka lebar.
Usulan pembangunan KNMP di Kampung Talisayan tahun 2027 tidak sekadar mengejar pembangunan fisik infrastruktur, melainkan berorientasi pada penguatan ekosistem ekonomi pesisir secara menyeluruh.
Program dari KKP ini diproyeksikan bakal memberi dampak langsung, terhadap kesejahteraan sekitar 400 nelayan di kawasan Talisayan.
“Manfaatnya tidak hanya dirasakan nelayan saat melaut, tetapi juga pelaku usaha pengolahan dan pemasaran. Kehadiran KNMP diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” tambahnya.
Guna meloloskan program tersebut, pihak kampung telah menghibahkan dan menyiapkan lahan seluas satu hektare yang menjadi syarat mutlak KKP, dengan harapan Pemkab Berau dapat memperjuangkan usulan ini ke pemerintah pusat. (Ard)




















