TANJUNG REDEB — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau berencana memperketat proses seleksi Duta Wisata dan Budaya pada tahun mendatang.
Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan seleksi ke depan tidak hanya melihat kemampuan pengetahuan dan penampilan peserta, tetapi juga sisi psikologis.
”Keterlibatan ahli psikologi diperlukan agar duta yang terpilih memiliki karakter kuat dan mampu menjadi panutan bagi generasi muda,” ujarnya
Ilyas menjelaskan pemilihan duta di Berau berlangsung setiap tahun, sehingga gelar yang disandang hanya berlaku selama satu periode. Setelah satu tahun, peserta dari periode sebelumnya tidak lagi aktif karena regenerasi berjalan melalui seleksi berikutnya.
“Tolok ukur seleksi akan kami tingkatkan. Ke depan kami akan libatkan ahli psikologi,” ujarnya.
Selain melibatkan psikolog, Disbudpar juga berencana memperkuat pembinaan kepada duta yang telah terpilih.
“Kami ingin duta wisata mencerminkan citra positif Berau dan bisa menjadi kebanggan bumi batiwakkal,” tambah Ilyas.
Seleksi Duta Wisata dan Budaya Berau dijadwalkan tetap dilaksanakan dengan standar penilaian yang lebih lengkap.(Adv/ky)
Tak Mau Salah Pilih, Disbudpar Terapkan Evaluasi Baru dalam Pemilihan Duta Wisata













