Follow kami di google berita

Sektor Perikanan Berkontribusi Signifikan untuk Ekonomi Daerah

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau mencatat total produksi perikanan budidaya sepanjang tahun 2025 mencapai 3.495,10 ton. Produksi tersebut berasal dari sektor budidaya laut, tambak, serta budidaya air tawar melalui kolam dan keramba.

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Kawasan Diskan Berau, Budiono, mengatakan angka tersebut menunjukkan kontribusi signifikan sektor perikanan budidaya terhadap perekonomian daerah.

“Total produksi perikanan budidaya kita di tahun 2025 mencapai 3.495,10 ton, itu gabungan dari budidaya laut, tambak, dan air tawar,” ujar Budiono.

Berdasarkan data Diskan Berau, kontribusi terbesar berasal dari budidaya laut dan tambak dengan total produksi 2.918,90 ton, yang mencakup komoditas bandeng, udang windu, udang bintik, kerapu, lobster, hingga rumput laut.

Sementara itu, produksi perikanan budidaya air tawar tercatat sebesar 576,20 ton, yang dihasilkan dari kegiatan budidaya di kolam dan keramba yang tersebar di berbagai wilayah Berau.

“Untuk air tawar totalnya 576,20 ton. Ini didominasi dari kolam dan keramba masyarakat,” jelas Budiono.

Ia merinci, dari produksi air tawar tersebut, ikan nila menjadi komoditas dengan produksi tertinggi mencapai 216,10 ton. Selanjutnya ikan lele sebesar 145,80 ton, ikan patin 116,20 ton, dan ikan mas 98,10 ton.

“Empat komoditas ini yang paling besar kontribusinya, terutama nila yang paling dominan,” katanya.

Budiono menambahkan, data produksi perikanan budidaya 2025 ini akan menjadi dasar Diskan Berau dalam menyusun kebijakan dan program pengembangan perikanan budidaya ke depan, termasuk penentuan komoditas unggulan daerah. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel