Satreskrim Polres Berau dan Polda Kaltim Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman

A-News.Id, Tanjung Redeb – Satreskrim Polres Berau bersama jajaran Polda Kaltim berhasil mengamankan pelaku kasus penikaman di kawasan tepian Bandara.

Wakapolres Berau, Kompol Rangga Abhiyasa didampingi Kasat Reskrim Polres Berau, Iptu Ardian Rahayu Priatna mengatakan, empat hari setelah kasus penikaman tersebut, pihaknya dibantu dengan jajaran Polda Kaltim berhasil menangkap pelaku HR (20), di sebuah pondok di Kecamatan sambaliung.

Setelah diamankan, tersangka langsung diamankan di Polda Kaltim, untuk proses penahanan.

“Penyidik Polres Berau nanti akan berkoordinasi dengan Penyidik Polda Kaltim untuk proses pemeriksaan,” ujarnya.

Dari keterangan tersangka, kejadian itu bermula dari tersangka yang merasa dirinya diganggu oleh korban.

“Kala itu tersangka sedang duduk ditepian bandara bersama temannya untuk makan apel,” katanya.

Dari pengakuan pelaku, korban sempat memukul pelaku sebanyak 3 kali, dan selanjutnya, pelaku membalas dengan menggunakan pisau.

“Itu pisaunya sekarang sudah dibuang ke sungai. Dan kami masih terus mencari,” jelasnya.

Lanjutnya, pelaku diketahui menikam korban dibagian lengan kanan.

“Korban sempat loncat ke sungai, setelah terkena tikaman,” tuturnya.

Diungkapkannya, korban meninggal dunia diduga akibat kekurangan darah dan mengalami hipotermia, akibat kedinginan saat berada di air.

“Itu dugaan sementara, dan kami juga masih menunggu hasil visum korban,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Berau, Iptu Ardian Rahayu Priatna mengatakan, dari permintaan keluarga korban, bagi masyarakat yang memiliki video korban, agar bisa dihapus.

“Itu tentu jadi luka mendalam untuk keluarga korban, sehingga dari permintaan keluarga korban agar videonya bisa dihapus,” tuturnya.

Lanjutnya, berharap agar lokasi yang kerap menjadi titik kumpul atau tongkrongan bisa mendapat pencahayaan yang maksimal.

“Memang disana sangat gelap. Tentu harapannya, pemerintah bisa menambah penerangan di sana,” katanya.

Tidak hanya itu, dirinya juga meminta agar pemerintah bisa memasang CCTV. Mengingat hal itu bisa menjadi salah satu perangkat pendukung, jika terjadi persitiwa serupa dilain waktu.

“Tentu kita tidak ingin hal itu terulang. Tapi memang keberadaan CCTV ditempat seperti itu cukup penting,” pungkasnya. (Poh)

Bagikan