Follow kami di google berita

‎Satgas Tekan Harga Beras Kembali ke HET, Berau Intensifkan Koordinasi Demi Stabilisasi Pasar

‎Satgas Tekan Harga Beras Kembali ke HET, Berau Intensifkan Koordinasi Demi Stabilisasi Pasar

‎TANJUNG REDEB – Satgas Pangan sedang merumuskan langkah intensif untuk mengendalikan harga beras agar kembali pada Harga Eceran Tertinggi (HET). Sidak terakhir menunjukkan harga di tingkat distributor dan retail berada cukup jauh dari ketentuan HET yang seharusnya diterapkan.

‎Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, menjelaskan penyebab utamanya adalah tingginya harga dari tingkat produsen yang hampir menyentuh angka HET bahkan sebelum dihitung biaya transportasi.

‎“Ternyata harga dari produsen sudah mendekati HET. Itu belum termasuk harga transportasi, peti kemas, maupun asuransi. Kalau dihitung keseluruhan, margin keuntungan produsen cukup tipis,” tegasnya. Selasa (25/11/2025).

‎Ia mengatakan situasi ini berimbas pada beberapa agen yang memilih menghentikan pasokan karena khawatir tidak mampu menutup biaya distribusi.

‎Maka dari itu untuk mencegah kelangkaan, pemerintah kini menguatkan koordinasi dengan Bulog serta memastikan kondisi harga di tingkat produsen benar-benar realistis.

‎“Satgas menekankan supaya kembali ke HET. Tapi kita juga harus melihat kemampuan harga itu diterapkan dengan rantai distribusi dan kondisi geografis Berau,” kata Hotlan.

‎Ia menegaskan stabilisasi harga harus menguntungkan masyarakat sekaligus tidak mematikan pelaku usaha.

‎ “Jangan hanya distributor yang untung dan masyarakat dirugikan, atau sebaliknya. Pemerintah menjaga dua-duanya, stok dan stabilisasi harga,” tegasnya.

‎Pihaknya juga membuka peluang opsi subsidi distribusi jika memang diperlukan, namun menunggu kajian lebih dalam dari Satgas. (Adv/Ky).

Bagikan

Subscribe to Our Channel