Sampah Mengendap hingga Kedalaman 12 Meter, Damkar Berau Turun Bersihkan Labuan Cermin

BIDUKBIDUK – Sampah nonorganik yang mengendap di dasar Danau Labuan Cermin menjadi perhatian serius. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau bersama penyelam dan warga turun langsung membersihkan kawasan wisata unggulan di Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk, Rabu (14/10/2026).
Pembersihan tak hanya dilakukan di sekitar danau. Empat penyelam dari Markas Komando (Mako) Disdamkarmat Berau menyisir dasar danau pada kedalaman sekitar 8–12 meter untuk mengangkat sampah berupa plastik, botol, kaca, besi, hingga kaleng.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Nofian Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut koordinasi antara Posko Disdamkarmat sektor Bidukbiduk, pihak kecamatan, dan pengelola wisata Labuan Cermin.
Menurutnya, sampah di dasar danau perlu mendapat perhatian karena kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian destinasi wisata.
“Fokus kami mengambil sampah nonorganik yang berada di dasar danau. Ini bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
Nofian menjelaskan, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu hari. Namun, pembersihan bisa dilanjutkan pada hari berikutnya apabila masih ditemukan sampah yang perlu diangkat.
Ia menegaskan, menjaga Labuan Cermin tidak cukup hanya dengan mempertahankan keindahan yang terlihat dari permukaan. Kebersihan dasar danau juga perlu diperhatikan agar pencemaran tidak semakin meluas.
“Labuan Cermin harus dijaga bersama, bukan hanya oleh petugas atau pengelola, tetapi juga setiap pengunjung,” tegasnya.
Labuan Cermin dikenal dengan kejernihan air dan fenomena dua lapisan air tawar dan air asin yang menjadi daya tarik wisatawan. Kondisi tersebut membuat kebersihan dan kelestarian danau menjadi aspek penting dalam menjaga daya tariknya.
Nofian mengingatkan, sampah yang dibuang sembarangan bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi mencemari lingkungan dan mengancam ekosistem danau.
Karena itu, ia mengajak wisatawan membawa kembali sampah masing-masing dan tidak meninggalkan sampah di sekitar maupun di dalam danau.
“Kalau ingin Labuan Cermin tetap indah dan menjadi kebanggaan Berau, kebiasaan membuang sampah sembarangan harus dihentikan. Menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.(Akm)




















