TANJUNG REDEB – Jalur trans Berau merupakan urat nadi pada konektivitas antarwilayah di Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara. Rute ini kini telah menghubungkan Berau dengan sejumlah daerah strategis seperti Samarinda, Balikpapan, hingga Tanjung Selor.
Koordinator Perum DAMRI Cabang Terminal Tanjung Redeb, Sofyan, menegaskan bahwa jalur tersebut sudah aktif beroperasi dan melayani perjalanan pulang-pergi secara rutin.
“Dari Samarinda ke Berau, lanjut ke Tanjung Selor, dan sebaliknya. Itu sudah berjalan dengan rute yang sama pulang-pergi,” ujar Sofyan dalam wawancaranya, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, keberadaan jalur trans ini sangat penting dalam membuka akses antarwilayah, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi darat untuk aktivitas ekonomi maupun sosial.
Ia juga menambahkan bahwa konektivitas antarlintas provinsi menjadi salah satu keunggulan jalur ini.
“Rutenya ini tidak hanya di Berau, tapi sudah sampai ke luar daerah seperti Tanjung Selor, jadi memang menghubungkan antarwilayah,” ungkapnya.
Ke depan, pengembangan jalur trans ini masih terus didorong seiring meningkatnya kebutuhan transportasi masyarakat.
“Nanti kita juga ada penambahan unit untuk mendukung layanan ini,” pungkasnya.
Dengan terhubungnya berbagai daerah melalui jalur trans Berau, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan akses ekonomi antarwilayah dapat terus berkembang. (Ta)













