TANJUNG REDEB – Pemkab Berau menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran di Taman Kanak-Kanak (TK), terutama melalui pelatihan guru yang difokuskan pada pembelajaran mendalam.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Berau diwakili oleh Staf Ahli, Warji, Rabu, (18/11) dalam kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam IGTKI–PGRI Kabupaten Berau yang digelar sebagai upaya memperkuat kompetensi pendidik.
Dalam sambutannya, ia menyoroti bahwa anak usia dini berada pada fase emas, yaitu periode perkembangan otak paling pesat. Karena itu, pendekatan pendidikan di TK harus mampu mendukung pertumbuhan optimal dan menjadi fondasi penting bagi perkembangan anak selanjutnya.
“Anak usia dini adalah fase ketika perkembangan otak paling progresif. Ini masa terpenting dalam membangun fondasi kehidupan mereka,”ujarnya.
Ia menekankan kepada pengurus dan guru IGTKI agar fokus menyediakan pembelajaran bermakna. Para pendidik diminta untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga memastikan kualitas tumbuh kembang setiap anak terpantau dengan baik.
“Saya menekankan kepada seluruh pengurus IGTKI untuk memantau kualitas tumbuh kembang anak dan memastikan hak-haknya selalu terpenuhi,” tegasnya.
Selain pembelajaran, ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan hak-hak anak sebagai bagian dari proses pendidikan. TK diharapkan mampu menjadi lingkungan ramah anak yang aman, inklusif, dan kondusif bagi eksplorasi serta kreativitas.
Ia berharap pelatihan ini mampu mendorong guru untuk lebih inovatif dalam mengembangkan metode pengajaran. Pendekatan belajar sambil bermain tetap menjadi konsep utama, namun tetap diarahkan agar efektif dan relevan bagi perkembangan anak usia dini.
“Kami ingin guru terus menciptakan pembelajaran yang berkualitas, efektif, namun tetap menyenangkan. Bermain itu penting, tapi tetap harus belajar,” pungkasnya. (Man)













