Optimalkan Penagihan Piutang

A-News.id, Tanjung Redeb — Perumda Air Minum Batiwakkal optimalisasikan penagihan piutang terhadap pelanggan yang menunggak pembayaran guna menutupi kekurangan biaya operasional.

Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman mengakui, piutang PDAM dari tahun 2011 hingga 2014 cukup besar, hal itu bermula semenjak penyesuaian tarif air minum yang cukup signifikan.

“2011 hingga 2014 itu totalnya sekitar Rp 18,7 Milyar, itu semenjak penyesuaian tarif rata-rata sekitar Rp 4.700 per kubik,” ujar Saipul.

Saipul menganggap masyarakat tidak siap saat penyesuaian tarif  diberlakukan sehingga terjadi penunggakan piutang, dengan piutang yang cukup besar tersebut membuat pihaknya fokus untuk mengoptimalkan penagihan.

“Itu yang kita akan optimalkan,” ungkapnya.

Sementara ini, untuk pelanggan di kampung sementara ini diberikan toleransi karena masih dalam masa pemulihan ekonomi usai terjadi pandemi covid-19. Hal ini juga telah menjadi temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) bahwa pihak PDAM tidak melakukan SOP seperti penyegelan saat pelanggan melakukan tunggakan.

“Itu kami sudah sampaikan, jangakan bayar air, kehidupan sehari-hari aja sulit kata mereka, karena saat zaman pak Muharram mereka telah diberikan keringanan,” bebernya.

Pihaknya juga telah memberikan surat peringatan terhadap pelanggan yang menunggak lebih dari 2 bulan. Sehingga perlu kesadaran masyarakat yang harus dibangkitkan kembali. Karena dengan kesadaran masyarakat itu lah dapat memperbaiki juga kinerja perusahaan yang berjalan selama ini.

Dengan keringanan yang diberikan oleh PDAM, pelanggan diharapkan mampu membayar tunggakan tersebut dengan cara dicicil dari pada membeli air satu tandon yang harganya berkisar Rp 60.000.

“Sehingga itu dapat memberatkan mereka,” katanya.

Pada tahun 2022 ini PDAM mampu surplus sebesar Rp 1,1 Milyar yang berasal dari penerimaan pembayaran masyarakat yang sempat menunggak. Tak terlepas dari peran masyarakat, pihaknya juga bekerjasama dengan para RT untuk menyampaikan ke masayarakat bahwa PDAM saat ini terus berbenah.

“Intinya BUMD PDAM ini hadir memberikan kemudahan bagi masyarakat, karena air ini merupakan kebutuhan pokok, tapi masyarakat jangan menunggak, mari kita perbaiki bersama,” tandasnya. (yf)

Bagikan