Follow kami di google berita

Masih Ada PR untuk Capai Target Angka Penurunan Stunting Nasional

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam penanganan stunting. Hal itu disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih diwakili oleh Sekretaris Daerah Muhammad Said saat membuka kegiatan “Seri Edukasi II: Sinergi Mencegah dan Mengatasi Stunting untuk Generasi Unggul dan Indonesia Maju”, di ruang Sangalaki, Minggu (23/11).

“Stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak, tetapi juga pada kecerdasannya. Setiap anak yang tetap stunting adalah potensi generasi unggul yang belum tergali,” ujarnya.

Ia menyebut secara nasional angka stunting terus mengalami penurunan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting turun menjadi 19,8 persen dari tahun sebelumnya 21,5 persen. Namun ia mengingatkan masih ada pekerjaan besar untuk mencapai target nasional 14 persen sesuai RPJMN.

“Kabar baik ini jangan membuat kita lengah. Tantangan masih besar dan harus kita tuntaskan bersama,” tegasnya.

Ia juga menuturkan Pemkab Berau tidak bisa bekerja sendiri. Ia meminta seluruh pihak terutama akademisi ikut berperan dalam upaya edukasi kesehatan kepada masyarakat.

“Kami butuh sinergi. Pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat harus jalan bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga turut menyampaikan apresiasi kepada IKA Unhas yang secara konsisten menjalankan program edukasi untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Semoga kerja sama IKA Unhas dengan pemerintah daerah terus terjalin dan membawa manfaat bagi masyarakat Berau,” tambahnya.

Ia berharap edukasi mengenai pencegahan stunting terus digencarkan demi mewujudkan sumber daya manusia yang lebih unggul. Menurutnya, Indonesia butuh generasi sehat untuk menjadi negara maju.

“Ketika stunting berhasil ditekan, kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik untuk bangsa,”tutupnya. (Adv/Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel