TANJUNG REDEB – Viralnya kondisi SD 001 Filial Kampung Birang yang menjalankan kegiatan belajar mengajar di bawah penutup terpal mendapat respons dari Dinas Pendidikan (Disdik) Berau.
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan sekolah tersebut merupakan sekolah filial, yakni sekolah yang dibentuk untuk melayani anak-anak di wilayah dengan akses pendidikan yang terbatas, bukan sekolah induk.
“Ini sekolah filial, bukan sekolah utama,” ujarnya.
Ia mengakui, hingga kini pembangunan gedung permanen belum dapat dilakukan karena status lahan yang masih belum memiliki kepastian hukum. Persoalan tersebut telah dibahas bersama masyarakat dan ketua RT setempat untuk mencari solusi terbaik.
“Kendala utamanya adalah status lahan. Kami sudah beberapa kali berdiskusi dengan masyarakat dan pemerintah setempat,” katanya.
Saat ini tercatat sekitar 50 siswa masih mengikuti proses belajar di sekolah tersebut. Sebagai solusi sementara, Disdik berencana memindahkan seluruh siswa ke sekolah induk di Kampung Birang agar kegiatan belajar berlangsung di fasilitas yang lebih memadai.
Untuk mendukung rencana tersebut, Disdik akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau terkait penyediaan transportasi bagi para siswa.
“Kami mengupayakan ada kendaraan antar jemput agar anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa terkendala akses,” tegasnya.
Selain itu, Disdik juga menyiapkan skema pembelajaran yang fleksibel, termasuk pembelajaran tatap muka maupun dari rumah apabila diperlukan selama masa transisi.
Mardiatul mengungkapkan, masyarakat sempat mengusulkan pembangunan ruang belajar secara swadaya. Namun secara kelembagaan, Disdik belum dapat merealisasikan pembangunan sebelum persoalan status lahan terselesaikan.
“Kalau lahannya sudah jelas, kami berkomitmen segera mengusulkan dan membangun fasilitas sekolah yang layak,” pungkasnya.(Akm)













