KPU BERAU PASTIKAN HAK SUARA PENYANDANG DISABILITAS DI PILKADA TETAP TERJAGA

Ketua KPU Berau, Budi Harianto

ANews, Tanjung Redeb – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau memastikan akan terus memantau perkembangan pemilih yang memiliki hak suara namun berkebutuhan khusus (Disabilitas).

Langkah tersebut diambil agar penyandang disabilitas yang telah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) tetap bisa menyalurkan hak suaranya di pemilu 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua KPU Berau, Budi Harianto menyebut, pada umumnya pemilih yang berkebutuhan khusus prosedur dalam hal pencoblosan nantinya tetap sama dengan pemilih normal pada umumnya, yang membedakan hanya akses yang digunakan berbeda-beda.

“Penyandang disabilitas sebenarnya tidak ada perbedaan dengan pemilih yang lain, hanya aksesnya saja yang ditambah untuk akses mereka,” ujarnya di ruang kerjanya, Rabu (4/11/2020).

“Misalnya, di TPS nanti disediakan akses untuk penyandang disabilitas, terus dari surat suaranya juga ada template, untuk penyandang disabilitas seperti misal tuna netra, tapi pada umumnya sama saja yang membedakan hanya perbedaan dari kebutuhan khususnya masing-masing,” tambah Budi.

Bahkan Budi menegaskan, terkait hak pilih mereka (penyandang disabilitas), tidak ada yang bisa mempengaruhinya, lantaran hak pribadi masing-masing walaupun yang bersangkutan mempunyai kekurangan.

“Namun mekanisme untuk penyandang disabilitas boleh memakai pendamping terserah dari pihak yang berkaitan, apakah menggunakan keluarga atau petugas TPS setempat, namun tugasnya hanya mengantar sampai ke bilik suara masalah dia ngurus siapa itu hak pribadi yang bersangkutan,” jelasnya.

“Nanti kita juga akan lakukan sosialisasi untuk penyandang disabilitas, jadi nanti jika mereka berapa di TPS itu menjadi kerahasian juga siapa yang mereka pilih,” tambah Budi.

Sementara itu, saat ini Daftar Pemilih Tetap di Berau berjumlah 159.254 jiwa. Dari angka tersebut, sebanyak 84.961 dari kalangan Laki-laki sedangkan sisanya, 74.293 berasal dari kalangan perempuan.

“Kalau untuk pemilih yang berkebutuhan khusus kita belum cek rekapan ada berapa, namun per sekian persen di DPT ada beberapa pemilih berkebutuhan khusus,” tandasnya.(mik)

Bagikan