Follow kami di google berita

Kompetisi Literasi Jadi Tolok Ukur Kesiapan Sekolah Terapkan Budaya Membaca

TANJUNG REDEB – Dunia literasi Kabupaten Berau kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Dua sekolah berhasil meraih posisi  terbaik pada ajang literasi tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Capaian tersebut disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih dalam pembukaan Festival Literasi 2025.

Pada Oktober lalu, Perpustakaan SDIT Madani dinobatkan sebagai Juara I Gebyar Anugerah Literasi Kalimantan Timur. Sementara itu, Perpustakaan Surung Barintak dari SMPN 3 Tanjung Redeb meraih Juara II Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Provinsi Kaltim. Dua prestasi ini sekaligus menjadi bukti kekuatan gerakan literasi di lingkungan sekolah Berau.

Sri Juniarsih menyebut pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras para pustakawan sekolah yang terus menumbuhkan minat baca di kalangan pelajar.

“Prestasi ini menunjukkan dedikasi pustakawan dan sekolah dalam mengembangkan budaya membaca. Semoga ini bisa jadi contoh untuk sekolah lainnya,”
ujarnya, (24/11).

Ia menegaskan bahwa kompetisi literasi bukan sekadar perlombaan, tetapi merupakan tolok ukur kesiapan sekolah dalam menyediakan bahan baca, fasilitas literasi, dan kegiatan edukatif lainnya. Menurutnya, keberhasilan sekolah-sekolah tersebut mencerminkan keseriusan dalam membangun ekosistem literasi yang sehat.

Pemkab Berau akan terus mendorong peningkatan kualitas perpustakaan sekolah dengan dukungan koleksi buku baru, peningkatan kapasitas pustakawan, dan penguatan kegiatan literasi. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan pelajar untuk menikmati literatur yang relevan.

Dengan capaian ini, Sri Juniarsih berharap gerakan literasi di Berau semakin meluas dan menjadi pemantik bagi sekolah lain untuk meningkatkan inovasi.

“Kami ingin lebih banyak sekolah yang berprestasi. Semoga semangat literasi terus tumbuh di Berau,” pungkasnya. (Adv/Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel