Follow kami di google berita

Jelang Beroperasinya RSUD Tanjung Redeb, Apa Kabar TPA Bujangga?

TANJUNG REDEB – Salah satu syarat beroperasinya fasilitas kesehatan yakni rumah sakit baru (RSUD Tanjung Redeb), adalah tak lagi berjalannya aktivitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bujangga, yang berbatasan langsung dengan RS daerah kedua di Berau itu.

Namun, hingga kini, TPA Pegat Bukur yang digadang-gadang bakal menjadi pengganti TPA Bujangga pun tak kunjung terlihat progress persiapan pengoperasiannya.

“Kami menyiapkan skema transisi pengelolaan sampah sebagai langkah antisipasi. Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Berau memang merencanakan pemindahan aktivitas pembuangan sampah dari TPA Bujangga ke TPA Pegat Bukur,” terang Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan DPUPR Berau, Decty Toga, beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, secara teknis lokasi TPA Pegat Bukur telah melalui peninjauan Kementerian Lingkungan Hidup, dan dinyatakan dapat digunakan dalam kondisi tertentu. Meski demikian, pemerintah daerah memilih tidak terburu-buru dalam mengoperasikannya.

“Secara teknis memang sudah bisa digunakan, tetapi kami tetap berhati-hati. Prinsipnya, kita mau membangun TPA yang sesuai standar supaya tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pembangunan yang telah dilakukan sejauh ini masih sebatas tahap awal, meliputi pematangan lahan, pembangunan satu lubang pembuangan, serta akses jalan menuju lokasi.

Rencana awal sebenarnya menyiapkan dua lubang buangan, namun keterbatasan anggaran membuat pembangunan lanjutan belum dapat dianggarkan tahun ini.

“Ini baru langkah awal yang penting untuk pengoperasian TPA ke depan, sambil menunggu dukungan anggaran lanjutan,” katanya.

Diketahui, untuk menyelesaikan pembangunan TPA Pegat Bukur secara menyeluruh dibutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit, dengan estimasi mencapai hingga Rp150 miliar. Realisasi pembangunan tersebut sangat bergantung pada kondisi keuangan daerah.

Sambil menunggu kelanjutan pembangunan TPA Pegat Bukur, Pemkab Berau menyiapkan solusi sementara dengan memanfaatkan lahan hibah dari pihak ketiga sebagai lokasi pembuangan sampah alternatif. Langkah ini ditempuh untuk mengurangi beban TPA Bujangga yang saat ini sudah berada dalam kondisi overload.

Menurut Decty, pembenahan sistem pengelolaan sampah menjadi bagian penting dalam mendukung operasional RSUD Tanjung Redeb. Meski keuangan daerah tengah mengalami penyesuaian, komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan persoalan TPA tetap berjalan.

“Ini hanya soal waktu dan kesiapan anggaran. Pemkab sudah berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan sampai TPA Pegat Bukur siap beroperasi secara permanen,” tegasnya.

Ia menargetkan kelanjutan pembangunan TPA Pegat Bukur dapat dilakukan lebih optimal pada 2027. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menggantikan peran TPA Bujangga sekaligus meminimalkan dampak lingkungan di sekitar kawasan RSUD Tanjung Redeb. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel