Follow kami di google berita

Jaring Bibit Atlet Lewat Turnamen Futsal Kwarcab

TANJUNG REDEB – Turnamen Futsal Kwarcab Berau Tahun 2025 kembali digelar sebagai bentuk nyata komitmen Kwarcab Berau dalam membina generasi muda. Ajang ini tak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pencarian bibit atlet futsal sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar dan Pramuka.

Sebanyak 52 tim futsal pelajar tingkat SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kabupaten Berau mengikuti turnamen ini. Ketua Kwarcab Berau, Syarifatul Syadiah, menegaskan bahwa turnamen futsal ini dirancang sebagai kegiatan pembinaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, olahraga futsal dipilih karena diminati oleh kalangan pelajar dan mampu menjadi media efektif untuk membangun karakter anak sejak dini.

“Ini adalah ajang untuk mencari bibit-bibit anak berbakat futsal di Kabupaten Berau. Tapi yang paling utama, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar sesama anak-anak sekolah di Kabupaten Berau,” ujar Syarifatul saat diwawancara, Jumat (26/12).

Ia menekankan, bahwa esensi turnamen ini bukan soal menang atau kalah di lapangan. Nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan kebersamaan justru menjadi tujuan utama yang ingin ditanamkan kepada para peserta.

Selain itu, Turnamen Futsal Kwarcab Berau Tahun 2025 juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran hidup sehat di kalangan pelajar. Melalui kegiatan olahraga yang rutin dan terorganisir, anak-anak didorong untuk aktif bergerak dan menjauhi kebiasaan malas.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Hendratno yang membuka turnamen ini juga menyebutkan, jika peserta turnamen berasal dari sejumlah kecamatan jauh, termasuk Biduk-Biduk dan Maratua. Ia menilai, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme pelajar terhadap olahraga futsal di daerah tersebut.

“Antusiasme peserta sangat baik dan perlu kita optimalkan untuk regenerasi atlet futsal Kabupaten Berau,” ujarnya.

Dengan hal itu, ia mendorong Dinas Kepemudaan dan Olahraga, KONI Kabupaten Berau, Askab PSSI, serta Asosiasi Futsal Kabupaten Berau untuk memperkuat pembinaan atlet usia dini.

“Dengan pembinaan yang lebih terarah, futsal Berau diharapkan mampu berprestasi di berbagai level kompetisi,” tutupnya.

Meski pelaksanaan tahun ini bertepatan dengan masa libur sekolah, semangat kebersamaan tetap terasa kuat. Antusias peserta dan pendukung pun terlihat tinggi, terutama menjelang penutupan turnamen.

“Biasanya kalau penutupan itu ramai sekali. Teman-teman sekolah hadir semua, bahkan sampai tidak muat dan penuh sampai ke luar. Ini yang selalu kami tunggu,” tutupnya. (Tim)

Bagikan

Subscribe to Our Channel