Follow kami di google berita

Jaga Hutan Berau dengan Kolaborasi Lintas Pihak

Jaga Hutan Berau dengan Kolaborasi Lintas Pihak

TANJUNG REDEB – Pengelolaan hutan di Kabupaten Berau kini semakin terarah berkat kerja sama antara pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga swasta. Inisiatif yang lahir dari proyek perubahan ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk profesor dari Universitas Mulawarman, serta mendapat dukungan pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Berau yang diwakili oleh Sekretaris daerah, Muhammad Said, dalam forum Sosialisasi Dokumen IAD Kabupaten Berau serta Kegiatan Perencanaan Pembangunan Perdesaan Berbasis Perhutanan di Mercure Hotel Ballroom, Selasa (11/11).

Ia menegaskan bahwa program ini dapat membawa ide-ide lokal di tingkat daerah dan memberi dampak besar bagi Kabupaten Berau. Tidak hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, Yayasan YKAN dapat memberikan dukungan mulai dari pendampingan teknis hingga penguatan jejaring kerja sama. Hal ini memungkinkan pemerintah daerah dan masyarakat bekerja lebih terarah, sekaligus membuka kesempatan belajar dan berbagi pengalaman dengan pihak lain.

“Keterlibatan Yayasan YKAN sangat penting. Mereka membantu dari sisi teknis, pendampingan, dan membangun jejaring kerja sama, sehingga pengelolaan hutan sosial bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lanjutnya, Ia menyampaikan, pendekatan pengembangan wilayah terpadu menjadi kunci keberhasilan program ini. Masyarakat di Kecamatan Kelay, Sambaliung, dan sekitarnya dapat merasakan manfaat langsung, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Hutan yang terjaga juga membantu kehidupan sehari-hari warga.

Kolaborasi ini tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga memperkuat legitimasi program di mata pemerintah pusat dan akademisi. Dengan dukungan lintas sektor, program ini memiliki peluang besar untuk berjalan berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa kerja sama antara pemerintah, akademisi, dan organisasi masyarakat bisa menghasilkan perubahan positif yang berkelanjutan”, tutupnya.

Ia berharap keberhasilan ini bisa menjadi model bagi daerah lain dalam mengelola sumber daya alam.

Dengan sinergi yang solid, pengelolaan hutan Berau diharapkan terus berkembang, memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.(ADV/Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel