Follow kami di google berita

Gubernur Kaltim Janji Rumah Sakit Baru di Berau Segera Beroperasi

TANJUNG REDEB – Menghadiri puncak acara perayaan ke-33 Hari Keluarga Nasional (Harganas) dimana Berau menjadi tuan rumahnya, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud langsung ditodong beberapa kebutuhan masyarakat Berau.

Tak berpanjang lebar, saat dirinya memberikan sambutan di hadapan seluruh peserta Harganas se-Kaltim, beberapa janji kembali dilontarkan. Tak tanggung-tanggung, tiga sektor utama pun masuk dalam janji tersebut, yakni pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur.

“Kami datang hari ini di Kabupaten Berau untuk berkomunikasi. Bincang-bincang dengan Bupati dan langsung ditodong. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami tentu sangat memperhatikan 3 SPM (Standar Pelayanan Minimal). Yang pertama adalah pendidikan, kedua adalah kesehatan, dan ketiga adalah infrastruktur.
InsyaAllah di masa jabatan ini, kami betul-betul memberikan pengabdian,” ungkapnya di sela-sela memberikan sambutan, saat puncak Harganas di ballroom SM Tower.

Salah satu inti pembahasan bersama Bupati Berau, dikatakan Rudy Mas’ud adalah tentang bagaimana rumah sakit baru di Berau harus segera jalan. Dirinya pun meminta kepada Tim TAPD Provinsi Kalimantan Timur, untuk segera memastikan sebelum akhir tahun ini, bahwa rumah sakit di Kabupaten Berau bisa beroperasi.

“Nanti kita siapkan afirmasi itu agar pelayanan rumah sakit jadi prioritas utama. Kita tidak lagi berbicara tentang kesehatan, tidak lagi berbicara tentang politik, tidak juga berbicara tentang masalah penyakit, tetapi bicaranya adalah tentang kemanusiaan. Bagaimana kita bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu saat melakukan kunker ke Berau, Rudy Mas’ud juga mengatakan akan membantu pengadaan alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Tanjung Redeb. Dan saat kembali, hal ini pun kembali ditagih.

Tak hanya kesehatan, di masa kepemimpinan saat ini dirinya berusaha bagaimana agar ada yang diwariskan untuk generasi-generasi yang akan datang. Dan semua bisa dinikmatin di masa kepemimpinannya, mulai dari jembatan, listrik, rumah sakit, bahkan satu-satunya program yang berkaitan dengan pendidikan.

“Pendidikan ini sangat-sangat wajib. Tapi bapak, ibu semuanya, pendidikan di sekolah itu adalah pendidikan pendukung. Sedangkan faktor utama adalah pendidikan dari dalam rumah. Itulah pentingnya hari ini Ayah itu wajib hadir di tengah-tengah Keluarga dan masyarakat,” tutupnya. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel