Follow kami di google berita

Edukasi Bahaya Cyberbullying Lewat Film

TANJUNG REDEB – Perundungan di era digital kini menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau. Tidak lagi hanya terjadi secara langsung di lingkungan sekolah, bullying kini juga marak terjadi melalui media sosial dan platform digital atau dikenal sebagai cyberbullying.

Untuk menekan kasus tersebut, Disdik Berau menggelar sosialisasi pencegahan bullying yang dirangkai dengan pemutaran film bertema cyberbullying sebagai media edukasi bagi tenaga pendidik.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan pendekatan melalui film dipilih agar pesan tentang bahaya perundungan lebih mudah dipahami dan memberi dampak emosional yang lebih kuat bagi peserta.

Menurutnya, banyak kasus bullying yang selama ini dianggap sepele, padahal dapat meninggalkan dampak psikologis serius bagi korban, terutama pada anak usia sekolah.

“Bullying itu bukan hanya pukul-memukul, tapi ada banyak bentuk lain yang perlu dipahami bersama. Nanti ini bisa kita jelaskan lebih rinci kepada anak-anak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ancaman cyberbullying kini semakin nyata karena anak-anak sangat dekat dengan penggunaan gawai dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, guru perlu memiliki pemahaman yang kuat agar mampu mendeteksi dan mencegah kasus sejak dini.

Langkah ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, yang menekankan pentingnya menciptakan ruang belajar bebas kekerasan.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar, terutama bagi dunia pendidikan di Kabupaten Berau,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Disdik berharap para guru dan kepala sekolah dapat menjadi garda terdepan dalam membangun budaya sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari segala bentuk perundungan, baik di ruang kelas maupun di dunia maya.(Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel