Follow kami di google berita

DTKS Terus Diperbarui Agar Bansos Tepat Sasaran

‎TANJUNG REDEB — Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi menekankan pentingnya pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) demi memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.

‎”Kami meminta tidak hanya pemerintah kampung, tetapi juga masyarakat untuk terlibat aktif dalam memperbaiki data yang keliru” ujarnya.

‎Iswahyudi mengatakan ketepatan data menjadi faktor penentu dalam menentukan warga yang layak menerima bantuan.

‎Ia menegaskan bahwa kampung tidak cukup hanya mengusulkan penerima manfaat baru, melainkan wajib mengidentifikasi warga yang salah masuk kategori kesejahteraan.

‎“Misal ada warga miskin terdaftar di desil tinggi, kampung harus mengusulkan agar digeser ke desil 1 atau 2. Begitu juga sebaliknya jika ada warga mampu justru berada di desil rendah,” jelasnya.

‎Iswahyudi juga mengingatkan warga untuk tidak ragu menggunakan fitur cek bansos untuk melaporkan penerima yang dinilai tidak layak mendapat bantuan.

‎“Kalau ada yang seharusnya tidak menerima, laporkan saja. Petugas akan cek. Kalau benar tidak layak, datanya bisa dicoret,” tegasnya.

‎Ia mengakui data DTKS saat ini masih belum sempurna, salah satunya akibat keterbatasan anggaran untuk pengecekan lapangan (ground check). Kondisi ini menyebabkan sejumlah warga mampu masuk kategori miskin dan sebaliknya.

‎Untuk perbaikan data, masyarakat bisa melakukan dua cara:
‎1. Mengusulkan perubahan melalui kampung untuk diverifikasi oleh Kemensos.
‎2. Mengisi data secara mandiri melalui aplikasi dengan 39 indikator sebelum pemeriksaan final.

‎Terakhir iamenyampaikan bahwa kini penilaian desil tidak lagi dilakukan oleh Kemensos, melainkan oleh BPS, berdasarkan data yang diinput daerah. (Adv/Ky)

Bagikan

Subscribe to Our Channel