TANJUNG REDEB -Dalam penyusunan RPJMD 2025-2029, Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) menghasilkan beberapa poin, dimana salah satunya yakni tentang pengembangan potensi sektor pariwisata. Untuk mencapai target, Bupati Berau Sri Juniarsih meminta semua OPD untuk ikut fokus membangun pariwisata Berau.
Sesuai dengan penetapan RPJMD Nasional 2025-2029, Berau yang ditetapkan dalam kawasan pariwisata harus memberikan fokus untuk sektor ini. Bupati pun meminta seluruh OPD dapat berfokus pada pembangunan sektor pariwisata ini sesuai dengan kebijakannya masing-masing.
“Ini harus jadi perhatian bersama. Pergeseran arah pembangunan berkelanjutan ke sektor non pertambangan. Dalam rancangan RPJMD 2025-2029 pembangunan yang dijalankan merupakan program 8+ yaitu optimalisasi 18 program unggulan 2021-2026 ditambah 7 program unggulan lainnya” tegasnya saat membuka RPJMD di ruang RPJPD Baplitbang, Senin (30/7/2025).
Bupati Sri Juniarsih juga menyampaikan, Musrenbang RPJMD ini merupakan kewajiban bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah semakin lebih baik. Sehingga, semua peserta dan OPD diharapkan ikut berkontribusi menyampaikan aspirasinya.
“Pembangunan daerah mendukung pencapaian prioritas nasional dan provinsi sehungga perlu penajaman dan penegasan dukungan daerah terhadap proyek strategis nasional dan provinsi,” katanya.
Penyusunan RPJMD 2025-2029 sendiri disesuaikan dengan arah kebijakan dan program prioritas pembangunan nasional, provinsi dan daerah. Termasuk dukungan pemerintah daerah terhadap proyek strategis nasional. Hasil akhir Musrenbang RPJMD ini akan menjadi dasar penyempurnaan RPJMD 2025-2029 yang dituangkan dalam berita acara hingga akhirnya ditetapkan menjadi peraturan daerah di DPRD.
Mengapa pariwisata menjadi fokus utama? Ini karena berdasarkan proyeksi pendapatan daerah, laju pertumbuhan ekonomi Berau tahun 2026 sekitar 7,64 persen, 2027 7,79 persen, 2028 7,98 persen, 2029 8,1 persen dan 2030 8,27 persen. Proyeksi pertumbuhan ekonomi ini didasarkan pada inflasi terkendali, harga komoditas stabil, investasi meningkat, dampak IKN positif, pariwisata pulih dan tumbuh serta SDM berkualitas.
Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie mengatakan, strategi yang akan dijalankan dalam meningkat PAD Berau yaitu meningkatkan efisiensi dan pemungutan, inovasi pelayanan serta mengembangkan ekonomi lokal.
“Sementara proyeksi dana transfer 2026-2030 untuk DAU diasumsikan naik stabil sebesar 4 sampai 6 persen mengikuti tren nasional dan DAK sesuai prioritas nasional. Proyeksi dana transfer Berau menunjukkan tren positif dan berpotensi menopang lebih dari 60 persen total pendapatan daerah,” ungkapnya. (Adv/fan)













