Banjir di Tumbit Melayu dan Tumbit Dayak,Ratusan Rumah Masih Terendam

ANews, Teluk Bayur – Ratusan rumah di Kampung Tumbit Melayu Kecamatan Teluk Bayur dan Tumbit Dayak Kecamatan Sambaliung sudah dua hari terendam banjir. Akibatnya aktivitas warga setempat kini terganggu.

Kepala Pelaksana BPBD Berau Thamrin menyebut, ketinggian banjir mencapai 2 meter atau kurang lebih sepinggang orang dewasa. Kata dia, banjir berasal dari luapan sungai Kelay dan Segah.

“Itu sudah mulai (air) naik itu hari Kamis, (13/5/2021) pas lebaran tapi baru kemaren, Sabtu (15/5/2021) meluap, hari ini Alhamdulillah airnya sudah mulai menurun dan mudah-mudahan tidak ada lagi hujan,” katanya.

“Jadi untuk di Berau ada empat kecamatan yang banjir yaitu Segah, Kelay, Sambaliung dan Teluk Bayur, total ada 15 kampung yang terkena dampak,” ujarnya, Minggu (16/5/2021).

Info terbaru dari pihaknya, untuk wilayah Segah dipastikan sudah cukup aman lantaran air sungai yang mulai surut. Sebaliknya untuk kampung-kampung yang berada di bantaran sungai Kelay masih terendam.

“Yaitu Tumbit Dayak, Tumbit Melayu kemudian Long Lanuk dan kampung sekitar termasuk Merasa,” sebutnya.

Lanjut Thamrin, banjir tersebut merupakan bencana tahunan yang juga pernah terjadi sejak tahun 2006 silam, namun di tahun 2021 kali ini dinilai merupakan banjir yang cukup tinggu dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Nah itu dikarenakan karena curah hujan memang tinggi sehingga air itu dari Sungai Kelay dan Segah jadi lebih pasang daripada tahun sebelum-sebelumnya,” ucap Thamrin.

Berdasarkan data yang dimiliki BPBD, jumlah rumah yang terendam mencapai ratusan bangunan.

“Kita sejak adanya informasi dari camat dan pemerintah kampung kita akan segera mungkin menurunkan tim dan melakukan evakuasi, termasuk bantuan-bantuan sebagian besar juga sudah kita salurkan,” pungkasnya.

Bagikan