Bahas Program Prioritas, Madri Pani: Jangan Berfokus Hanya pada APBD

ANews, Tanjung Redeb – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau membahas terkait program prioritas tahun 2022 di ruang rapat gabungan komisi dengan diikuti pula oleh Sekretaris Daerah, Bapelitbang, BPKAD dan Bapenda Berau, Selasa (15/6/2021).

Program priroitas tersebut sebagaimana diatur harus disesuaikan dengan visi dan misi Bupati-Wakil Bupati Berau.

Ketua DPRD Berau Madri Pani menegaskan, supaya usulan Bupati-Wakil Bupati yang dirancang ke dalam 18 program kerjanya perlu ada sinergi yang baik antara lembaga legislatif dengan eksekutif.

“Ini permintaan masyarakat agar program yang kami serap melalui reses itu bisa terakomodir dengan baik,” ujarnya usai rapat.

Sementara itu, kata Madri, untuk mewujudkan program prioritas itu tidak harus terfokus kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Maksudnya, kepala daerah perlu mempunyai langkah baru untuk menyerap anggaran dari sumber lain diantaranya dari Pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Pemerintah Provinsi.

“Pihak ketiga juga boleh. Jadi kalau kita berdebat dalam penggunaan ABPD akan lucu sekali, harusnya eksekutif itu jemput bola ke pusat, (atau) ke provinsi agar bisa mendapat tambahan dana segar dari luar provinsi dan pusat sehingganya daerah kita, APBD kita itu bisa mengakomodir program-program yang lain,” imbau Madri.

Di sisi lain, politisi Nasdem itu pada dasarnya mendukung 18 program yang sudah dicanangkan oleh pasangan Sri-Gamalis tesebut.

“Bupati juga sudah bilang, dan saya lihat pernyataan resminya di facebook, mereka dalam jangka seratus hari sudah bisa mengakomodir empat program ini luar biasa,” katanya.

“Artinya kan kalau 18 program dari penyampaian beliau (Bupati) ini sudah empat program terealisasi kan tinggal 14, tapi kita koreksi juga poin-poin mana yang menyatakan bahwa empat program itu sudah terealisasi,” tegas MP.

“Nah kalau kita berbicara APBD memang sangat sedikit, maksud kami dari lembaga DPRD ayolah eksekutif ini cari dana dari sumber yang lain lah, ada dana dari pusat, ada dana dari provinsi jangan bergantung hanya dari APBD ya tidak akan pernah cukup,” pungkasnya. (mik)

Bagikan